Timnas Indonesia besutan John Herdman mulai bersiap menghadapi dua agenda penting: FIFA Matchday Juni 2026 dan Piala AFF 2026.
Berdasarkan jadwal, FIFA Matchday akan berlangsung pada 1–9 Juni 2026. Sementara itu, Piala AFF 2026—yang sebelumnya dikenal sebagai Piala Tiger—akan digelar pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.
FIFA Matchday menjadi momen penting karena masuk dalam kalender resmi FIFA, sehingga Timnas Indonesia bisa memanggil seluruh pemain terbaiknya yang berkarier di luar negeri. Sebaliknya, Piala AFF bukan agenda resmi FIFA, namun tetap menjadi turnamen paling prestisius di kawasan Asia Tenggara.
Penantian Panjang untuk Juara
Meski kemungkinan tampil tanpa sejumlah pemain abroad, optimisme tetap tinggi. Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, meyakini peluang Indonesia untuk juara kali ini cukup besar.
Ia mengungkapkan bahwa persiapan akan dimulai dengan pemusatan latihan setelah kompetisi domestik berakhir.
“Rencananya akan ada training camp setelah liga selesai. Bisa saja dilakukan di Bali karena fasilitasnya sangat mendukung,” ujar pria yang akrab disapa Ropan.
Ia juga menilai FIFA Matchday tetap penting untuk memberi kesempatan pemain diaspora tampil bersama tim nasional.
Fokus ke Piala AFF Jadi Kunci
Menurut Ropan, Herdman kemungkinan besar akan memberi prioritas lebih pada Piala AFF 2026. Turnamen ini dinilai sebagai peluang terbaik untuk mengakhiri penantian panjang gelar juara.
“FIFA Matchday tetap penting, tapi saya melihat fokus utama akan ke Piala AFF. Ini kesempatan besar untuk juara dengan materi pemain yang ada,” tegasnya.
Kehadiran sejumlah pemain yang kini berkarier di Indonesia menjadi nilai tambah. Nama-nama seperti Thom Haye, Eliano Reijnders, Jordi Amat, Shayne Pattynama, hingga Ivar Jenner disebut bisa menjadi kekuatan utama.
Dengan semakin banyak pemain yang tersedia, proses pembentukan tim dinilai akan lebih optimal.
Cukup Sudah 6 Kali Runner-up
Selama ini, Timnas Indonesia dikenal sebagai “spesialis nyaris juara” di ajang Piala AFF. Dari enam kali tampil di final, semuanya berakhir sebagai runner-up.
Ropan menilai sudah saatnya catatan tersebut diakhiri.
“Cukuplah enam kali jadi runner-up. Sekarang saatnya juara. Mau orang bilang apa pun soal turnamen ini, tetap saja ini yang terbesar di Asia Tenggara,” ujarnya.
Dengan komposisi pemain yang semakin matang dan persiapan yang lebih terarah, Piala AFF 2026 menjadi momentum ideal bagi Timnas Indonesia untuk akhirnya mengangkat trofi yang selama ini selalu lepas dari genggaman.
