Bernardo Tavares Ungkap Kunci Persebaya Hancurkan Arema FC 4-0: Babak Pertama Sulit, Cuaca Jadi Faktor

Persebaya Surabaya tampil dominan saat membantai Arema FC dengan skor 4-0 pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026. Laga digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Selasa (28/4/2026).

Kemenangan ini semakin menegaskan dominasi Persebaya atas rivalnya, sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan sejak 2019.

Francisco Rivera menjadi bintang kemenangan lewat dua gol dan satu assist. Dua gol lainnya dicetak Jefferson Silva dan Mikael Tata melalui serangan balik cepat yang memanfaatkan kelengahan Arema FC.

Di balik kemenangan besar tersebut, pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengungkap bahwa pertandingan tidak berjalan mudah di babak pertama.


Babak Pertama Berjalan Sulit

Tavares mengakui kedua tim kesulitan mengembangkan permainan pada awal laga. Faktor cuaca panas turut memengaruhi intensitas pertandingan.

“Babak pertama terlalu panas, kedua tim kesulitan. Intensitas sangat rendah,” ujar Tavares.

Menurutnya, Persebaya sempat kesulitan dalam penyelesaian akhir meski menciptakan beberapa peluang.


Perubahan Taktik Jadi Kunci

Situasi berubah setelah turun minum. Persebaya melakukan koreksi taktik dan tampil lebih efektif di babak kedua.

Gol cepat pada menit awal babak kedua menjadi titik balik pertandingan, meningkatkan kepercayaan diri para pemain.

“Kami berbicara saat jeda dan melakukan koreksi tanpa bola. Setelah itu kami memiliki banyak peluang dan mencetak gol,” jelasnya.

Persebaya kemudian menambah tiga gol tambahan dan mengunci kemenangan telak 4-0.


Efektivitas Jadi Pembeda

Tavares menilai kemenangan ini tidak datang dengan mudah, meski skor akhir terlihat meyakinkan. Arema FC tetap memberikan perlawanan dan menciptakan sejumlah peluang.

“Tidak mudah mencetak empat gol melawan Arema. Mereka juga punya peluang,” tutupnya.

Kemenangan ini sekaligus menegaskan efektivitas Persebaya dalam memanfaatkan momentum, terutama di babak kedua.

Mungkin Anda Menyukai