Laga panas bertajuk Derbi Jatim akan tersaji pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026. Arema FC dijadwalkan menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa (28/4/2026) sore WIB.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyadari betul betapa pentingnya laga ini bagi kedua kubu, terutama bagi suporter yang memiliki rivalitas tinggi. Meski pertandingan digelar tanpa penonton, tensi panas sudah terasa sejak jauh hari.
“Kami tahu Arema tim yang kuat, tetapi kami juga tim yang kuat. Jika kami bermain seperti saat melawan Malut, kami bisa memberikan kejutan,” ujar Tavares.
Modal Kemenangan dan Kepercayaan Diri
Persebaya datang dengan modal positif setelah meraih kemenangan 2-0 atas Malut United pada 23 April 2026. Hasil tersebut menjadi suntikan moral penting bagi Francisco Rivera dkk.
Dalam laga tersebut, Persebaya tampil disiplin dan efektif. Meski kalah dalam penguasaan bola, mereka mampu memaksimalkan peluang menjadi dua gol.
Kemenangan itu tidak hanya memutus tren negatif, tetapi juga mengakhiri rangkaian hasil buruk di laga tandang sebelumnya.
Kendala Fisik Jadi Tantangan
Namun, Persebaya masih menghadapi masalah serius di sektor kebugaran pemain. Padatnya jadwal kompetisi ditambah sejumlah cedera membuat kondisi skuad tidak sepenuhnya ideal.
Kapten tim Bruno Moreira serta kiper utama Ernando Ari masih diragukan tampil setelah absen dalam beberapa laga terakhir.
Tavares menegaskan timnya akan menunggu kondisi terakhir para pemain sebelum menentukan strategi.
“Mari kita lihat siapa yang paling siap. Setelah itu kami akan menyesuaikan rencana dengan karakter lawan,” ujarnya.
Optimisme Jelang Derbi Jatim
Di sisi lain, gelandang Milos Raickovic menegaskan kesiapan tim untuk tampil maksimal dan meraih hasil positif di laga penting ini.
“Setiap hari di latihan dan pertandingan kami harus memberikan 100 persen. Hasilnya akan mengikuti di lapangan,” katanya.
Secara statistik, Persebaya juga memiliki catatan positif atas Arema dalam beberapa tahun terakhir. Dalam 10 pertemuan sejak 2020, Bajul Ijo belum terkalahkan dengan tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang, termasuk hasil 1-1 pada pertemuan pertama musim ini.
