Marcos Santos Blak-blakan Ungkap Penyebab Arema FC Dibantai Persebaya 0-4: Soroti Mentalitas Pemain

Arema FC harus menelan kekalahan telak 0-4 dari Persebaya Surabaya pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026. Laga derbi Jawa Timur tersebut digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Empat gol Persebaya dicetak oleh Francisco Rivera yang memborong dua gol, serta masing-masing satu gol dari Jefferson Silva dan Mikael Tata.

Kekalahan ini menjadi yang terburuk bagi Arema FC sepanjang musim sekaligus memperpanjang catatan negatif mereka dalam derbi melawan Persebaya sejak 2019.


Marcos Santos Soroti Mentalitas Pemain

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, secara terbuka menilai kekalahan tersebut dipengaruhi masalah mentalitas pemain di lapangan.

Ia menyebut timnya tidak tampil dengan fokus dan intensitas yang sesuai untuk laga sebesar derbi.

“Kita tidak boleh datang ke sini berpikir untuk liburan. Masih ada pertandingan penting dan kita harus lebih siap,” ujar Marcos Santos.

Ia juga mengakui adanya kelelahan akibat perjalanan, namun menegaskan hal itu bukan alasan utama kekalahan.


Evaluasi Teknis Jadi Sorotan

Selain aspek mental, Marcos Santos juga menyoroti kesalahan teknis yang terjadi terutama di babak kedua.

Menurutnya, gol pertama lahir dari kesalahan organisasi pertahanan, sementara gol kedua berasal dari situasi penalti yang gagal diantisipasi dengan baik oleh pemain lain.

Ia juga menyebut dua gol tambahan Persebaya berasal dari serangan balik cepat yang seharusnya bisa diantisipasi.

“Dua gol lainnya berasal dari transisi cepat lawan. Itu kekuatan Persebaya dan kami tidak cukup siap,” jelasnya.


Permintaan Maaf ke Suporter

Di akhir pernyataannya, Marcos Santos menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung Arema FC, yakni Aremania.

Ia mengakui timnya tidak menunjukkan semangat yang cukup dalam laga derbi tersebut.

“Saya malu dan minta maaf kepada semua Aremania,” tegasnya.

Mungkin Anda Menyukai