Profil Joao Pinheiro, Wasit Bayern vs PSG yang Tuai Kontroversi di Allianz Arena

Nama Joao Pinheiro menjadi sorotan usai memimpin laga leg kedua semifinal Liga Champions antara Bayern Munchen dan PSG di Allianz Arena, Kamis (7/5/2026) dini hari WIB. Pertandingan yang berlangsung panas itu diwarnai sejumlah keputusan kontroversial yang memicu protes keras dari kubu tuan rumah.

Wasit asal Portugal tersebut dianggap mengambil beberapa keputusan yang merugikan Bayern. Situasi itu membuat atmosfer stadion semakin memanas sepanjang pertandingan.

Pelatih Bayern, Vincent Kompany, tampak beberapa kali menunjukkan reaksi emosional di pinggir lapangan. Ia terlihat tidak puas terhadap sejumlah keputusan yang dibuat Pinheiro dalam laga penentuan tersebut.

Tekanan dari publik Allianz Arena pun terus mengiringi jalannya pertandingan. Banyak suporter Bayern menilai sang wasit terlalu menguntungkan PSG dalam beberapa momen penting.


Profil dan Perjalanan Karier Joao Pinheiro

Joao Pinheiro lahir pada 4 Januari 1988 dan mulai dikenal di kompetisi sepak bola Portugal sejak pertengahan dekade 2010-an. Ia menjalani debut sebagai wasit di Primeira Liga pada 2015 dalam pertandingan Academica melawan Boavista.

Karier internasionalnya berkembang cukup cepat. Pinheiro resmi terdaftar sebagai wasit FIFA pada 2016 dan mulai dipercaya memimpin pertandingan internasional senior setahun kemudian.

Ia kini berstatus sebagai wasit elite UEFA dan telah menangani berbagai laga besar di level Eropa maupun internasional. Selain Liga Champions, Pinheiro juga pernah bertugas di kompetisi Liga Arab Saudi serta Liga Mesir.

Salah satu penugasan bergengsi dalam kariernya terjadi saat memimpin UEFA Super Cup 2025 antara PSG dan Tottenham Hotspur.

Menariknya, sebelum laga kontra PSG ini, Pinheiro sempat memiliki catatan positif bersama Bayern Munchen. Ia pernah memimpin kemenangan Bayern atas PSV dan Slovan Bratislava dalam dua musim terakhir.


Statistik Joao Pinheiro Musim 2025/2026

Berdasarkan data statistik, Pinheiro dikenal sebagai wasit yang tegas dan cukup aktif mengeluarkan kartu.

Sepanjang musim 2025/2026, ia telah memimpin 36 pertandingan dengan total 179 kartu kuning. Selain itu, ia juga mengeluarkan 10 kartu merah langsung dan memberikan 14 penalti.

Secara keseluruhan sepanjang kariernya, Pinheiro telah memimpin 436 pertandingan dengan rincian:

  • 1.967 kartu kuning
  • 45 kartu merah langsung
  • 38 kartu merah akibat akumulasi
  • 147 penalti

Catatan tersebut menunjukkan karakter kepemimpinannya yang disiplin dan tidak ragu mengambil keputusan tegas di lapangan.


Deretan Kontroversi di Allianz Arena

Kontroversi pertama muncul pada menit ke-23 ketika Pinheiro menghentikan peluang Bayern karena offside Harry Kane. Keputusan itu dianggap terlalu cepat karena diambil sebelum proses serangan selesai.

Mantan pemain Jerman, Michael Ballack, yang menjadi komentator pertandingan, menilai keputusan tersebut berpotensi merugikan Bayern karena menghentikan situasi berbahaya terlalu dini.

Situasi kembali memanas pada menit ke-29 saat Nuno Mendes diduga melakukan handball ketika sudah mengantongi kartu kuning. Namun, Pinheiro justru memberikan pelanggaran kepada Konrad Laimer dalam proses sebelumnya.

Puncak kontroversi terjadi ketika Joao Neves dianggap menyentuh bola dengan tangan di kotak penalti PSG. Para pemain Bayern langsung meminta penalti, tetapi Pinheiro memutuskan melanjutkan pertandingan.

Laga sendiri berakhir imbang 1-1. Hasil tersebut cukup membawa PSG lolos ke final Liga Champions dengan keunggulan agregat 6-5. Di partai puncak, wakil Prancis itu akan menghadapi Arsenal pada 30 Mei 2026 di Budapest.

Mungkin Anda Menyukai