Polemik “passportgate” yang melibatkan Dean James akhirnya menemui titik akhir. NAC Breda memastikan tidak akan melanjutkan proses hukum setelah gugatan mereka terhadap Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) resmi ditolak pengadilan.
Pengadilan Utrecht sebelumnya menolak gugatan darurat (kort geding) yang diajukan NAC Breda terkait status Dean James dalam pertandingan melawan Go Ahead Eagles pada Maret 2026.
Dengan keputusan tersebut, hasil pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 0-6 untuk NAC Breda tetap dinyatakan sah dan tidak akan diulang.
Hakim dalam persidangan yang berlangsung di Utrecht, Senin (4/5/2026) waktu setempat, memutuskan bahwa tidak ada dasar hukum yang cukup untuk membatalkan pertandingan ataupun memerintahkan laga ulang.
Alasan Pengadilan Menolak Gugatan
Dalam putusannya, hakim menyatakan KNVB memiliki kewenangan penuh untuk menentukan bentuk sanksi dalam kasus administratif seperti ini.
Meski diakui terdapat kesalahan administrasi terkait status kewarganegaraan Dean James, pengadilan menilai hal tersebut tidak otomatis membuat pertandingan harus diulang.
Selain itu, hakim juga mempertimbangkan dampak besar terhadap kompetisi apabila gugatan NAC Breda dikabulkan.
KNVB sebelumnya berargumen bahwa keputusan mengulang pertandingan bisa membuka kemungkinan ratusan laga lain ikut dipermasalahkan karena kasus serupa. Situasi itu dinilai berpotensi mengganggu integritas dan jadwal Eredivisie secara keseluruhan.
NAC Breda Pilih Fokus Selamat dari Degradasi
Setelah putusan resmi keluar, NAC Breda menyatakan menerima hasil persidangan dan tidak akan mengambil langkah hukum tambahan.
“NAC telah memutuskan menerima putusan hakim bahwa pertandingan melawan Go Ahead Eagles tetap sah dan tidak perlu diulang. Tidak akan ada proses lanjutan,” demikian pernyataan resmi klub.
Kini, fokus NAC Breda sepenuhnya beralih ke perjuangan bertahan di Eredivisie.
Tim asuhan Carl Hoefkens masih berada di posisi ke-17 klasemen sementara dengan koleksi 25 poin hingga pekan ke-32. Mereka masih menyisakan dua pertandingan melawan Heerenveen dan AZ Alkmaar.
Peluang bertahan memang masih ada, tetapi NAC membutuhkan hasil maksimal sekaligus bantuan dari tim lain agar terhindar dari degradasi.
Awal Mula Drama “Passportgate”
Kasus ini bermula dari pertandingan antara Go Ahead Eagles dan NAC Breda pada 15 Maret 2026.
Dalam laga tersebut, Dean James tampil membela Go Ahead Eagles yang menang telak 6-0. Namun belakangan muncul polemik terkait status administrasi pemain yang telah berganti kewarganegaraan menjadi WNI untuk memperkuat Timnas Indonesia.
NAC Breda menilai Dean James tidak memenuhi syarat administratif untuk bermain pada saat pertandingan berlangsung. Mereka kemudian meminta KNVB membatalkan hasil pertandingan dan menggelar laga ulang.
Karena tuntutan tersebut tidak dikabulkan federasi, NAC membawa kasus ini ke pengadilan.
Setelah melalui proses persidangan dan mendengarkan argumen dari kedua pihak, hakim akhirnya memenangkan KNVB dan menolak seluruh tuntutan NAC Breda.
