Persijap Jepara memasuki fase krusial dalam perjuangan mereka di BRI Super League 2025/2026. Pelatih Mario Lemos menegaskan anak asuhnya wajib bangkit saat menghadapi Persita Tangerang pada pekan ke-32 demi menjaga peluang bertahan di kasta tertinggi.
Dua kekalahan beruntun dari Dewa United (0-1) dan Persija Jakarta (0-2) membuat Laskar Kalinyamat kembali berada dalam tekanan. Meski begitu, Persijap masih memiliki jarak empat poin dari zona degradasi, sehingga peluang bertahan masih terbuka.
Lemos Minta Fokus di Laga Terdekat
Pelatih asal Portugal itu menilai laga melawan Persita menjadi momentum penting untuk bangkit dan mengembalikan kepercayaan diri tim.
“Kami sekarang masih berjarak empat poin dari zona degradasi,” ujar Mario Lemos.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga fokus pada pertandingan terdekat tanpa terlalu memikirkan jadwal berat di akhir musim.
“Kami akan fokus pada pemulihan dan persiapan melawan Persita. Ini laga terbuka dan peluangnya sama bagi kedua tim,” lanjutnya.
Menurutnya, kekalahan di kandang sebelumnya menjadi pukulan berat, tetapi tim harus segera bangkit.
Tekanan Mental Jadi Tantangan Utama
Persijap sebenarnya sempat tampil cukup stabil dengan catatan delapan laga tanpa kekalahan sebelum tren negatif terbaru terjadi.
Namun, Mario Lemos mengakui bahwa tekanan untuk terus menang menjadi tantangan tersendiri bagi para pemainnya di sisa musim.
“Setiap pertandingan kami dituntut menang, jadi tekanan selalu ada. Kesalahan yang terjadi lebih karena faktor mental,” jelasnya.
Kondisi ini membuat stabilitas mental pemain menjadi fokus utama jelang laga-laga penentuan.
Laga Berat Menanti di Akhir Musim
Setelah menghadapi Persita Tangerang, Persijap masih harus menjalani dua laga berat melawan Borneo FC dan Persib Bandung.
Kedua tim tersebut sedang bersaing ketat di papan atas dalam perebutan gelar juara, sehingga tidak akan memberikan ruang mudah bagi Persijap.
Mario Lemos menegaskan bahwa laga melawan Persita harus dimaksimalkan untuk mengamankan poin sebelum menghadapi dua raksasa tersebut.
“Jika kami bisa menang, itu akan sangat penting untuk menghadapi dua laga berikutnya. Yang utama adalah fokus di pertandingan terdekat,” tegasnya.
Momen Penentuan Nasib
Dengan situasi klasemen yang masih ketat, pertandingan melawan Persita bisa menjadi titik balik bagi Persijap dalam upaya bertahan di BRI Super League.
Hasil positif akan menjaga harapan tetap hidup, sementara hasil buruk bisa membuat mereka semakin terpuruk menjelang akhir musim yang penuh tekanan.
