Kabar mengejutkan datang dari posisi penjaga gawang Timnas Indonesia. Nama Ernando Ari yang selama ini dikenal sebagai salah satu kiper andalan, kini justru tak lagi masuk dalam radar skuad Garuda.
Kiper Persebaya Surabaya tersebut sebelumnya memiliki perjalanan panjang bersama tim nasional. Ia pernah memperkuat Indonesia sejak kelompok umur U-16, U-20, hingga U-23, bahkan sempat menjadi pilihan utama di level senior pada era Shin Tae-yong. Sejak debut pada 2021, Ernando telah mengoleksi 13 caps bersama Timnas Indonesia.
Namun, situasi mulai berubah sejak hadirnya dua kiper naturalisasi, Maarten Paes dan Emil Audero Mulyadi. Persaingan di bawah mistar semakin ketat, membuat posisi Ernando perlahan tergeser.
Di era pelatih baru John Herdman, kondisi tersebut semakin jelas. Dalam dua kali pengumuman “Garuda Calling” sepanjang 2026, nama Ernando tak pernah masuk daftar. Pada pemanggilan terakhir untuk training camp 26–30 Mei, Herdman hanya memilih tiga kiper lokal: Cahya Supriadi, Nadeo Argawinata, dan Muhammad Riyandi.
Menariknya, Cahya Supriadi yang usianya lebih muda justru berhasil menyalip posisi Ernando dalam hierarki penjaga gawang tim nasional. Hal ini menandakan adanya perubahan arah dan regenerasi di sektor kiper Timnas Indonesia.
Meski demikian, absennya Ernando bukan tanpa alasan. Ia diketahui tengah mengalami cedera engkel dalam satu bulan terakhir. Namun, dengan waktu training camp yang masih cukup lama, banyak yang menilai bahwa faktor cedera bukan satu-satunya penyebab ia tersingkir.
Secara performa, Ernando sebenarnya tampil cukup konsisten musim ini. Ia mencatatkan 23 penampilan, kebobolan 27 gol, serta mengemas tujuh clean sheet bersama Persebaya. Statistik tersebut menunjukkan bahwa kualitasnya masih layak diperhitungkan.
Kini, Ernando Ari menghadapi tantangan besar untuk kembali merebut tempat di Timnas Indonesia. Dengan persaingan yang semakin ketat dan munculnya nama-nama baru, ia dituntut untuk bangkit dan membuktikan diri jika ingin kembali mengenakan seragam Garuda.
Akankah Ernando mampu bangkit dan kembali ke Timnas? Menarik untuk dinantikan.
