Jakarta – Real Madrid dikabarkan tengah menyiapkan restrukturisasi besar menjelang musim depan. Nasib Alvaro Arbeloa di kursi pelatih memang belum pasti, namun Los Blancos disebut tidak ingin melepasnya sepenuhnya.
Menurut laporan Defensa Central, Arbeloa kemungkinan besar tidak akan melanjutkan sebagai pelatih tim utama. Meski begitu, manajemen klub berencana tetap mempertahankannya dalam struktur internal.
Tetap Dipertahankan, Tapi Bukan di Tim Utama
Tekanan terhadap Arbeloa meningkat setelah hasil kurang memuaskan musim ini. Tersingkir dari kompetisi Eropa serta inkonsistensi di La Liga membuat posisinya kian terancam.
Namun, Real Madrid masih menghargai kontribusinya, terutama pemahamannya terhadap filosofi klub dan kedekatannya dengan sistem internal.
Alih-alih memecat, manajemen kini mempertimbangkan peran baru yang lebih sesuai bagi Arbeloa.
Opsi Peran Baru di Dalam Klub
Beberapa opsi mulai dibahas. Salah satunya adalah menempatkan Arbeloa sebagai penanggung jawab akademi muda—peran yang dinilai cocok mengingat rekam jejaknya dalam mengembangkan talenta muda.
Selain itu, ia juga berpotensi menjadi figur penghubung antara manajemen, ruang ganti, dan pelatih baru. Peran ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas tim di tengah masa transisi.
Gagal Penuhi Ekspektasi Tim Utama
Arbeloa sebelumnya dipromosikan ke tim utama setelah sukses bersama Real Madrid Castilla. Ia diharapkan mampu melanjutkan progres positif tersebut di level tertinggi.
Namun kenyataannya, tantangan di tim utama jauh lebih berat. Catatan tujuh kekalahan dari 21 pertandingan menjadi indikator bahwa performa tim belum memenuhi standar tinggi Real Madrid.
Meski begitu, kontribusinya dalam memberi kesempatan kepada pemain muda tetap menjadi nilai positif.
Sinyal Perombakan Besar
Dengan rencana perombakan skuad dan staf pelatih di musim panas, Real Madrid hampir pasti akan menunjuk manajer baru.
Meski posisinya di bangku pelatih terancam, Arbeloa masih dianggap bagian penting dari proyek jangka panjang klub.
