Inter Milan bersiap melakukan perubahan penting di posisi penjaga gawang menjelang musim depan. Klub raksasa Serie A itu dipastikan tidak akan memperpanjang kontrak kiper veteran asal Swiss, Yann Sommer.
Keputusan ini menandai berakhirnya masa bakti Sommer selama tiga tahun di Giuseppe Meazza. Kontraknya habis di akhir musim, dan ia akan berstatus bebas transfer mulai Juni mendatang.
Situasi tersebut membuat manajemen Inter bergerak cepat mencari sosok pengganti. Presiden klub, Beppe Marotta, dikabarkan telah mengantongi sejumlah nama potensial untuk mengisi posisi krusial tersebut.
Di tengah spekulasi yang berkembang, legenda Inter, Walter Zenga, turut memberikan pandangannya. Ia menyarankan agar klub mempertahankan identitas dengan merekrut kiper asal Italia.
Tiga Kandidat Rekomendasi Zenga
Zenga mengajukan tiga nama yang dinilai layak menjadi penerus Sommer, yakni Guglielmo Vicario, Elia Caprile, dan Marco Carnesecchi.
“Saya akan memilih kiper Italia karena penting memiliki inti pemain lokal yang kuat,” ujar Zenga. Ia juga menekankan pentingnya kontribusi klub besar dalam mendukung regenerasi pemain untuk tim nasional.
Vicario Jadi Prioritas Utama
Dari ketiga kandidat tersebut, Vicario disebut sebagai target utama Inter pada bursa transfer musim panas.
Kiper milik Tottenham itu dikabarkan sudah mencapai kesepakatan personal dengan Inter. Namun, proses transfer diprediksi tidak mudah karena Tottenham memasang harga tinggi.
Klub asal London Utara tersebut mematok banderol sekitar €30 juta (sekitar Rp605 miliar) untuk Vicario. Meski performa tim sedang menurun, mereka tetap kukuh dengan valuasi tersebut, yang bisa menjadi kendala dalam negosiasi.
Alternatif Lain Tetap Dipantau
Selain Vicario, Inter juga terus memantau perkembangan Caprile dan Carnesecchi sebagai opsi alternatif.
Caprile, yang saat ini bermain untuk Cagliari, dinilai lebih terjangkau dari sisi harga. Sementara itu, Carnesecchi yang membela Atalanta disebut hanya akan dilepas jika ada tawaran besar.
Dengan beberapa opsi yang tersedia, Inter memiliki fleksibilitas dalam menentukan pilihan akhir. Keputusan ini akan sangat menentukan stabilitas lini belakang mereka dalam beberapa musim ke depan.
