Juventus Mulai Bangkit, tapi Kualitas Skuad Belum Cukup untuk Bersaing

Juventus mulai menunjukkan perkembangan positif sejak ditangani Luciano Spalletti pada akhir tahun lalu. Tim asal Turin itu perlahan kembali ke jalur kompetitif setelah melewati periode sulit.

Performa yang sempat menurun kini berangsur membaik. Juventus tampil lebih stabil dan konsisten di berbagai pertandingan, memunculkan kembali harapan untuk bersaing di level tertinggi.

Meski demikian, peningkatan tersebut belum sepenuhnya menutupi kekurangan dalam skuad. Juventus dinilai masih membutuhkan tambahan pemain berkualitas untuk benar-benar menjadi penantang gelar.

Perubahan Signifikan di Tangan Spalletti

Kehadiran Luciano Spalletti membawa dampak besar terhadap keseimbangan tim. Ia berhasil memperbaiki struktur permainan yang sebelumnya terlihat rapuh.

Juventus kini tampil lebih terorganisasi dan percaya diri di setiap lini. Konsistensi yang mulai terbentuk menjadi fondasi penting dalam proses kebangkitan mereka.

Bahkan, posisi di papan atas klasemen kini kembali dalam jangkauan—sesuatu yang sebelumnya sulit dibayangkan saat performa tim masih inkonsisten.

Identitas Permainan Mulai Kembali

Legenda klub, Franco Causio, menilai perubahan ini patut diapresiasi. Menurutnya, Spalletti berhasil mengembalikan identitas permainan Juventus.

“Hasil mulai datang, meski sempat ada kesulitan di awal. Spalletti melakukan pekerjaannya dengan baik, menata ulang tim, dan kini skuad mulai menemukan ritme,” ujar Causio.

Ia juga menambahkan bahwa Juventus bahkan mampu meraih hasil positif meski tanpa kontribusi maksimal dari lini depan.

“Dia mampu meraih kemenangan bahkan tanpa penyerang. Dengan Dusan Vlahovic, mereka seharusnya bisa mendapatkan lebih banyak poin,” lanjutnya.

Masih Butuh Tambahan Kualitas

Meski tren performa meningkat, Causio menilai Juventus belum cukup kuat untuk bersaing penuh dalam perebutan Scudetto.

Menurutnya, kedalaman dan kualitas skuad masih kalah dibandingkan rival utama seperti Inter Milan, yang dinilai memiliki komposisi tim lebih lengkap.

“Inter masih lebih kuat dan memiliki skuad yang lebih lengkap. Juventus masih kekurangan sesuatu untuk benar-benar bersaing memperebutkan gelar,” tegasnya.

Namun, ia tetap optimistis. Dengan tambahan dua atau tiga pemain berkualitas, Juventus diyakini bisa kembali menjadi penantang serius.


Mungkin Anda Menyukai