Disentil Pelatih Getafe, Ini Jawaban Santai Hansi Flick

Manajer Barcelona, Hansi Flick, menanggapi sindiran pelatih Getafe, Jose Bordalas, secara terbuka jelang pertemuan kedua tim. Dengan nada santai, Flick justru mengamini bahwa fokus pada tim sendiri adalah kunci utama meraih kemenangan.

Laga melawan Getafe selalu menjadi tantangan berat bagi Blaugrana. Barcelona bahkan belum pernah meraih kemenangan di markas Getafe sejak 2019. Statistik ini menunjukkan betapa sulitnya mencuri poin dari kandang lawan.

Di sisi lain, Getafe tengah tampil impresif di depan pendukungnya sendiri. Tim asuhan Jose Bordalas hanya menelan satu kekalahan kandang dalam tiga bulan terakhir.

Flick berharap timnya segera bangkit dari rangkaian hasil kurang memuaskan. Kemenangan menjadi target utama demi menjaga posisi di papan atas klasemen. Ia pun optimistis anak asuhnya mampu tampil maksimal dalam laga nanti.


Respons Santai Flick

Komentar Jose Bordalas sebelumnya memicu perbincangan di media Spanyol. Ia menyindir Flick agar lebih fokus mengurus timnya sendiri.

Namun, Flick tidak tersinggung. Mantan pelatih Bayern Munchen itu justru mengakui ada benarnya pernyataan tersebut. Ia juga menyoroti bahwa emosi di pinggir lapangan kerap sulit dikendalikan, terutama dalam pertandingan yang intens.

“Dia benar. Fokus pada tim sendiri adalah kuncinya. Namun, terkadang di akhir pertandingan ada banyak emosi,” ujar Flick.

“Sebagai pelatih, kami berjuang bersama pemain untuk menang. Saya tidak punya masalah dengan itu,” tambahnya.


Waspadai Pertahanan Getafe

Getafe dikenal sebagai tim dengan pertahanan yang solid dan disiplin. Barcelona membutuhkan kreativitas tinggi untuk menembus lini belakang Los Azulones.

Flick pun mengakui kualitas lawannya. Dalam beberapa pekan terakhir, Getafe tampil konsisten dan mampu bersaing di papan atas berkat strategi yang efektif.

“Mereka bertahan dengan sangat baik. Dalam sepuluh laga terakhir, mereka berada di posisi kedua klasemen. Mereka punya filosofi sendiri, dan itu terbukti sukses,” puji Flick.

“Bagi kami, yang terpenting adalah menjaga ritme permainan. Jika ritme itu terjaga, kami punya peluang untuk menang,” tegasnya.


Evaluasi Cedera Pemain

Cedera yang dialami Lamine Yamal menjadi pukulan bagi Barcelona. Pemain muda tersebut dipastikan absen hingga akhir musim.

Flick menyebut situasi ini tidak mudah, baik bagi tim maupun sang pemain. Ia memastikan akan ada evaluasi menyeluruh terhadap penanganan kebugaran pemain setelah musim berakhir.

“Situasi ini tidak mudah bagi kami, juga bagi dia. Ini cedera otot pertamanya,” jelas Flick.

“Kami akan menganalisis semuanya setelah musim selesai, saat kami punya waktu untuk melakukan evaluasi,” tutupnya.

Mungkin Anda Menyukai