Persib Bandung harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 0-0 melawan Arema FC pada lanjutan BRI Super League 2025/2026, Jumat (24/4/2026) malam WIB. Laga pekan ke-29 yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) berlangsung sengit sesuai prediksi.
Hasil ini membuat Persib tetap berada di puncak klasemen dengan koleksi 66 poin. Namun, mereka kini hanya unggul tiga angka dari Borneo FC di posisi kedua. Sementara itu, Arema FC bertahan di peringkat ke-10 dengan 39 poin.
Secara statistik, Persib tampil jauh lebih dominan. Mereka menguasai 64 persen bola dan mencatat 11 tembakan, dengan enam di antaranya mengarah tepat ke gawang. Sebaliknya, Arema hanya melepaskan dua tembakan sepanjang laga.
Dominasi Persib Terbentur Penampilan Gemilang Frigeri
Sejak menit awal, Persib langsung menekan pertahanan Arema. Peluang pertama hadir melalui Andrew Jung yang memanfaatkan umpan Berguinho, namun kiper Arema, Lucas Frigeri, tampil sigap menepis bola.
Frigeri menjadi sosok kunci dalam pertandingan ini. Ia berkali-kali menggagalkan peluang emas Persib, termasuk tembakan Uilliam Barros yang memanfaatkan bola muntah. Upaya dari Marc Klok dan Luciano Guaycochea juga belum membuahkan hasil.
Persib terus menggempur lewat berbagai skema serangan, mulai dari tembakan jarak jauh hingga umpan silang. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat peluang demi peluang terbuang sia-sia.
Di sisi lain, Arema sesekali mengancam lewat serangan balik cepat. Gustavo Franca sempat mencoba peruntungan, tetapi lini belakang Persib masih mampu meredamnya.
Gol Dianulir dan Peluang Emas yang Terbuang
Memasuki babak kedua, tekanan Persib semakin meningkat. Mereka bahkan sempat mencetak gol, namun dianulir wasit karena posisi offside dalam proses serangan.
Pelatih Bojan Hodak mencoba menambah daya gedor dengan memasukkan Adam Alis dan Beckham Putra pada menit ke-74. Pergantian ini memberi energi baru, tetapi belum cukup untuk memecah kebuntuan.
Peluang terbaik datang di masa injury time melalui Beckham Putra yang berhadapan satu lawan satu dengan Frigeri. Namun sang kiper kembali tampil gemilang dan menggagalkan peluang tersebut.
Strategi Arema Berbuah Hasil
Arema FC tampil disiplin dengan pendekatan bertahan dan mengandalkan serangan balik. Strategi ini terbukti efektif meredam dominasi Persib sepanjang pertandingan.
Lini pertahanan Arema tampil solid dan konsisten menutup ruang. Banyak serangan Persib terhenti sebelum benar-benar mengancam gawang secara berbahaya.
Hasil ini juga memperpanjang catatan clean sheet Arema menjadi tiga laga beruntun.
Persaingan Klasemen Makin Ketat
Kegagalan meraih tiga poin membuat posisi Persib di puncak klasemen semakin terancam. Dengan selisih hanya tiga poin dari Borneo FC, persaingan menuju akhir musim semakin ketat.
Pada pekan berikutnya, Persib akan bertandang ke markas Bhayangkara FC, sementara Arema FC dijadwalkan menjamu Persebaya Surabaya.
Susunan Pemain
PERSIB (4-3-3): Fitrah; Putros, Barba, Matricardi, Eliano Reijnders; Klok, Haye, Guaycochea; Barros, Berguinho, Jung.
AREMA (4-4-2): L. Frigeri; Rio Fahmi, Pranata, Julian G., Alfarizie; Arkhan, Gustavo Franca, M. Blade, Betinho F; Gabi, Vinicius.
