Kylian Mbappe menorehkan pencapaian penting saat Real Madrid menghadapi Real Betis pada Sabtu (25/4/2026) dini hari WIB. Penyerang asal Prancis itu resmi mencatatkan 100 penampilan bersama Los Blancos—hanya dalam dua musim sejak debutnya pada Agustus 2024.
Sejak bergabung, Mbappe telah mengoleksi 66 kemenangan dan mencetak 85 gol di semua kompetisi. Ia tampil 62 kali di La Liga dan 25 kali di Liga Champions, sementara sisanya tersebar di Copa del Rey, Piala Dunia Antarklub, dan Piala Super.
Musim debutnya berjalan impresif. Dari 59 pertandingan, Mbappe mencetak 44 gol dan meraih Sepatu Emas pertamanya. Ia juga membantu Real Madrid menjuarai Piala Super UEFA dan Intercontinental Cup.
Namun, performa individu gemilang itu belum sepenuhnya sejalan dengan hasil tim di kompetisi domestik. Hasil imbang melawan Betis membuat peluang Madrid mempertahankan gelar La Liga semakin menipis.
Konsistensi Tajam Mbappe
Pada musim keduanya di Santiago Bernabeu, Mbappe tetap menunjukkan konsistensi luar biasa. Hingga saat ini, ia telah tampil 41 kali dengan torehan 41 gol—rata-rata satu gol per pertandingan.
Distribusi golnya pun merata di berbagai kompetisi. Di La Liga, ia sudah mencetak 55 gol, sementara di Liga Champions ia mengoleksi 22 gol. Musim ini, Mbappe bahkan masih memimpin daftar top skor di kedua ajang tersebut.
Ketajamannya juga terlihat di laga-laga besar. Ia mencetak gol di final Piala Super UEFA dan final Piala Interkontinental 2024, berkontribusi langsung terhadap raihan trofi Madrid.
Meski demikian, inkonsistensi tim di liga menjadi tantangan tersendiri. Real Madrid kini mengoleksi 74 poin usai hasil imbang kontra Betis, membuat posisi mereka semakin tertekan dalam perburuan gelar.
Rincian Gol Mbappe
Berikut distribusi gol Kylian Mbappe bersama Real Madrid:
- La Liga: 55 gol
- Liga Champions: 22 gol
- Copa del Rey: 4 gol
- Supercopa de Espana: 1 gol
- Piala Super Eropa: 1 gol
- FIFA Intercontinental Cup: 1 gol
- FIFA Club World Cup: 1 gol
Gelar Liga Kian Menjauh
Hasil imbang 1-1 melawan Real Betis berdampak signifikan terhadap posisi Madrid di klasemen. Mereka kini tertinggal delapan poin dari Barcelona di puncak. Selisih tersebut bahkan berpotensi melebar menjadi 11 poin jika Barcelona meraih kemenangan di laga berikutnya.
Dengan hanya menyisakan 15 poin yang bisa diperebutkan, peluang Madrid untuk mengejar semakin terbatas. Mereka dituntut menyapu bersih sisa pertandingan sambil berharap rival terpeleset.
Salah satu momen krusial akan terjadi pada El Clasico, 10 Mei mendatang. Laga tersebut menjadi kesempatan langsung untuk memangkas jarak poin.
Jika gagal membalikkan keadaan, pencapaian 100 laga Mbappe berpotensi terasa kurang sempurna—karena tak diiringi dengan gelar La Liga musim ini.
