Milos Raickovic akhirnya menjawab keraguan dengan cara paling meyakinkan: performa gemilang di lapangan. Gelandang asal Montenegro itu kini mulai menemukan kembali bentuk terbaiknya bersama Persebaya Surabaya.
Dalam kemenangan meyakinkan 4-0 atas PSBS Biak pada Sabtu (2/5/2026), Raickovic tampil sebagai sosok kunci. Ia mencetak dua gol yang mengubah jalannya pertandingan sekaligus menegaskan perannya sebagai motor lini tengah Bajul Ijo.
Kontribusinya tak hanya terlihat saat menyerang. Pemain berusia 32 tahun itu juga mencatatkan satu sapuan, dua intersep, dan satu tekel penting—membantu menjaga keseimbangan tim sepanjang laga.
Kehadirannya kini membuat lini tengah Persebaya tampil lebih kokoh, terorganisir, dan sulit ditembus. Namun bagi Raickovic, kebangkitan ini bukan sesuatu yang instan.
Proses Panjang di Balik Kebangkitan
Raickovic mengungkapkan bahwa performa apiknya merupakan hasil dari kerja keras yang konsisten dalam setiap sesi latihan. Kepercayaan diri yang terus tumbuh dari pertandingan ke pertandingan menjadi faktor penting dalam peningkatannya.
“Kuncinya ada pada kerja keras di setiap latihan dan keyakinan pada diri sendiri. Dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya, kepercayaan diri saya terus meningkat,” ujar Raickovic.
Meski performanya menanjak, ia tetap menempatkan kepentingan tim di atas segalanya. Hingga kini, ia telah mencatatkan 30 penampilan dengan kontribusi tiga gol dan satu assist di musim ini.
“Saya senang bisa mencetak dua gol, tapi yang paling penting adalah tim terus meraih hasil positif,” tambahnya.
Tekanan Jadi Motivasi
Perjalanan Raickovic musim ini tidak selalu mulus. Ia sempat mendapat sorotan tajam usai tampil di bawah ekspektasi saat menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-27 BRI Super League.
Kritik dari Bonek dan Bonita—suporter setia Persebaya—menjadi ujian mental tersendiri. Namun, Raickovic memilih menjadikan tekanan tersebut sebagai bahan evaluasi, bukan beban.
“Ini soal mentalitas. Saya tahu harus terus berjuang, karena kerja keras pada akhirnya akan membuahkan hasil,” tegasnya.
Kini performanya semakin konsisten, tetapi ia menyadari tantangan belum berakhir. Persebaya masih menghadapi sejumlah laga krusial yang akan menentukan posisi akhir mereka di klasemen.
“Masih ada pertandingan penting ke depan. Kami harus menjaga konsistensi dan terus bekerja keras,” pungkasnya.
