Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, angkat bicara terkait kontroversi yang melibatkan Marc Klok dalam laga melawan Bhayangkara FC pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026.
Hodak dengan tegas membantah tuduhan yang dilayangkan kepada pemainnya. Ia menilai klaim tersebut tidak berdasar dan justru mencoreng jalannya pertandingan.
Menurut pelatih asal Kroasia itu, insiden yang dipermasalahkan terjadi tepat di depan wasit dan melibatkan beberapa pemain, termasuk Henry Doumbia.
“Wasit yang memimpin pertandingan adalah salah satu yang terbaik di Asia. Jika Marc Klok mengatakan sesuatu yang tidak pantas, dia pasti sudah langsung diberi kartu merah,” tegas Hodak di Bandung.
Bantah Tuduhan Rasisme
Hodak juga menepis adanya unsur rasisme dalam insiden tersebut. Ia mengaku telah melakukan klarifikasi langsung kepada sejumlah pemain usai pertandingan.
Hasilnya, tidak ada satu pun yang membenarkan tuduhan tersebut.
“Saya bertanya kepada tiga atau empat pemain setelah pertandingan, dan mereka semua mengatakan itu tidak benar,” ujarnya.
Ia menduga kemungkinan terjadi kesalahpahaman dalam komunikasi di lapangan, terutama karena perbedaan bahasa.
“Mungkin ada pemain yang salah memahami ucapan karena keterbatasan bahasa Inggris,” tambahnya.
Masalah Sudah Selesai di Lapangan
Hodak menegaskan bahwa situasi tersebut sebenarnya sudah diselesaikan saat pertandingan berlangsung. Wasit telah mengambil tindakan dengan berbicara kepada kedua pihak.
“Semuanya sudah selesai sejak awal babak kedua. Wasit sudah berbicara dengan kedua pemain, dan masalahnya sudah beres,” tutupnya.
