Pertarungan panas tersaji dalam lanjutan Liga Prancis saat RC Lens berhadapan dengan Paris Saint-Germain pada laga tunda pekan ke-29 yang digelar di Stadion Bollaert-Delelis, Rabu (13/5/2026) waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Duel tersebut terasa bak partai final karena hasil pertandingan sangat menentukan arah perebutan gelar juara musim ini.
Atmosfer pertandingan sudah memanas bahkan sebelum peluit kick-off dibunyikan. Pasalnya, duel penting ini semestinya dimainkan pada 11 April lalu. Namun, pihak PSG meminta penjadwalan ulang kepada operator liga karena ingin fokus mempersiapkan tim menghadapi laga besar di kompetisi Liga Champions.
Keputusan memberikan penundaan jadwal kepada klub ibu kota Prancis itu ternyata memunculkan polemik. Kubu Lens menjadi salah satu pihak yang paling vokal mempertanyakan dispensasi tersebut. Mereka menilai keputusan liga memberi keuntungan tersendiri bagi PSG di tengah ketatnya persaingan perebutan trofi.
Bukan hanya Lens, beberapa rival PSG lainnya juga ikut menyoroti kebijakan tersebut. Mereka menganggap setiap klub seharusnya menghadapi jadwal yang sama tanpa perlakuan khusus, terlebih di fase krusial penentuan juara. Situasi itu membuat duel di Bollaert-Delelis semakin sarat gengsi dan emosi.
Meski diwarnai kontroversi sejak awal, pertandingan tetap berlangsung dengan tensi tinggi. Lens mencoba memanfaatkan dukungan penuh suporternya untuk menjegal ambisi PSG. Sementara itu, tim tamu datang dengan misi besar untuk membuktikan kualitas mereka sekaligus meredam kritik yang bermunculan akibat polemik penundaan laga.
Pertandingan tersebut akhirnya menjadi sorotan besar publik sepak bola Prancis karena bukan hanya mempertaruhkan tiga poin, tetapi juga menyangkut gengsi, keadilan kompetisi, dan perebutan mahkota juara Ligue 1 musim ini.
