Performa Marcus Rashford bersama Barcelona musim ini terbilang mencuri perhatian. Penyerang asal Inggris itu mampu menunjukkan kualitasnya sebagai pemain kelas atas di tengah ketatnya persaingan skuad Blaugrana.
Didatangkan sebagai pemain pinjaman dari Manchester United, Rashford langsung memberikan dampak signifikan. Ia tampil cukup konsisten lewat kontribusi gol dan assist yang membantu Barcelona tetap kompetitif di berbagai ajang.
Dari 43 pertandingan di semua kompetisi, Rashford mencatatkan 12 gol dan 13 assist. Statistik tersebut menegaskan bahwa ia masih menjadi salah satu penyerang berbahaya di Eropa.
Namun demikian, masa depannya di Camp Nou mulai diselimuti ketidakpastian. Situasi ini membuka peluang bagi Manchester United untuk memulangkannya ke Old Trafford.
Barcelona Mulai Berhitung
Barcelona sejatinya memiliki opsi untuk mempermanenkan Rashford. Akan tetapi, kondisi finansial klub menjadi kendala utama.
Biaya transfer yang diperkirakan mencapai 30 juta euro, ditambah beban gaji yang tinggi, menjadi pertimbangan serius bagi manajemen. Selain itu, Rashford juga belum sepenuhnya menjadi pilihan utama di bawah pelatih Hansi Flick.
Di sisi lain, Barcelona disebut tengah mempertimbangkan opsi lain di sektor sayap. Klub Catalan ingin berinvestasi pada pemain yang lebih muda dengan prospek jangka panjang.
Kondisi ini membuat peluang Rashford untuk bertahan semakin menipis, meskipun ia dikabarkan bersedia menyesuaikan tuntutan finansial demi tetap bermain di Camp Nou.
Rashford dan Proyek Baru Manchester United
Di tengah situasi tersebut, Manchester United muncul sebagai opsi paling realistis. Laporan dari Diario Sport menyebut Rashford terbuka untuk kembali dan menjadi bagian dari proyek baru klub.
Perubahan arah serta rencana pembangunan ulang tim di Old Trafford menjadi daya tarik tersendiri. Terlebih, kontraknya bersama United masih berlaku hingga 2028.
Kembalinya Rashford juga dinilai bisa menjadi solusi bagi lini serang United yang tengah membutuhkan stabilitas. Dengan pengalaman dan kualitas yang dimilikinya, ia berpotensi langsung memberikan dampak.
Selain itu, Rashford disebut terus memantau perkembangan di Manchester United, termasuk situasi di kursi manajer sebagai bagian dari pertimbangannya menentukan masa depan.
