Jakarta – Duel panas antara AC Milan dan Juventus pada pekan ke-34 Serie A 2025/2026 harus berakhir tanpa pemenang. Bermain di Stadion San Siro, Senin (27/4/2026) dini hari WIB, kedua tim bermain imbang 0-0 dalam laga yang berlangsung ketat sepanjang 90 menit.
Sejak awal pertandingan, kedua tim langsung terlibat dalam pertarungan intens. Milan dan Juventus sama-sama tampil agresif, namun kesulitan dalam menyelesaikan peluang di sepertiga akhir lapangan.
Juventus sempat mencetak gol melalui Khephren Thuram, tetapi dianulir karena offside. Sementara itu, Milan hampir memecah kebuntuan lewat Rafael Leao, namun tembakannya hanya membentur tiang gawang.
Hasil ini membuat posisi kedua tim di klasemen tidak banyak berubah. AC Milan tetap di peringkat ketiga dengan 67 poin, sedangkan Juventus menguntit di posisi keempat dengan 64 poin.
Babak Pertama Berjalan Ketat
Pertandingan dimulai dengan tempo yang cenderung hati-hati. Selama 20 menit pertama, kedua tim lebih banyak berduel di lini tengah tanpa peluang berarti.
Kesempatan pertama datang pada menit ke-23 melalui Youssouf Fofana. Ia berhasil menembus pertahanan Juventus dan melepaskan tembakan keras, namun bola hanya mengenai sisi luar gawang.
Juventus mulai meningkatkan intensitas serangan memasuki pertengahan babak. Francisco Conceicao menjadi ancaman utama dari sisi sayap dengan pergerakan cepat yang merepotkan lini belakang Milan.
Milan membalas pada menit ke-34 lewat peluang beruntun. Tembakan Adrien Rabiot berhasil ditepis Michele Di Gregorio, sebelum bola liar disambar Rafael Leao yang sayangnya masih melambung.
Dua menit berselang, Juventus sempat memecah kebuntuan melalui Thuram. Namun, gol tersebut dianulir setelah wasit menilai adanya posisi offside dalam proses serangan.
Menjelang turun minum, Mike Maignan tampil gemilang dengan menggagalkan peluang emas Conceicao dari jarak dekat. Skor 0-0 pun bertahan hingga babak pertama usai.
Minim Efektivitas Jadi Pembeda
Memasuki babak kedua, pola permainan tidak banyak berubah. Kedua tim tetap saling menekan, namun kurang tajam dalam penyelesaian akhir.
Milan memiliki peluang terbaik lewat Rafael Leao, tetapi bola hanya menghantam tiang. Sementara Juventus juga beberapa kali mengancam, namun selalu gagal menembus kokohnya pertahanan tuan rumah.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol yang tercipta. Laga pun ditutup dengan skor imbang tanpa gol dalam duel yang sarat tensi namun minim efektivitas.
