Presiden FIFA, Gianni Infantino, menggelar pertemuan dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjelang Kongres FIFA ke-76.
Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung di Vancouver pada 30 April 2026. Pertemuan ini menjadi momen penting untuk membahas arah pengembangan sepak bola Indonesia ke depan.
Infantino membagikan momen pertemuan tersebut melalui akun Instagram pribadinya. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan untuk mendorong kemajuan sepak bola di Tanah Air.
“Saya senang dapat bertemu Presiden PSSI, Erick Thohir, untuk membahas perkembangan sepak bola di Indonesia dan bagaimana kami dapat terus bekerja sama guna memperkuat permainan ini di seluruh negeri,” ujar Infantino.
Fokus pada Infrastruktur dan Pembinaan Pemain Muda
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur sebagai fondasi utama kemajuan sepak bola.
Fasilitas yang memadai dinilai krusial untuk mendukung pembinaan pemain sekaligus meningkatkan kualitas kompetisi di semua level.
Selain itu, keberlangsungan kompetisi yang sehat dan terstruktur juga menjadi perhatian. Sistem liga yang baik dianggap sebagai kunci dalam meningkatkan daya saing sepak bola Indonesia.
Infantino turut menekankan pentingnya membuka lebih banyak peluang bagi pemain muda. Regenerasi dinilai menjadi faktor vital untuk menjaga kesinambungan prestasi di masa depan.
“Kami berbicara mengenai pentingnya mengembangkan infrastruktur, mendukung kompetisi, dan menciptakan peluang bagi para pemain muda, sambil memastikan sepak bola terus menyatukan masyarakat dan menginspirasi generasi masa depan,” jelasnya.
Komitmen FIFA untuk Sepak Bola Indonesia
Infantino menegaskan bahwa sepak bola bukan sekadar olahraga, tetapi juga alat pemersatu masyarakat.
Karena itu, FIFA memandang perkembangan sepak bola Indonesia memiliki nilai penting, baik dari sisi olahraga maupun sosial.
“FIFA tetap berkomitmen untuk bekerja sama erat dengan Indonesia guna mendukung ambisi mereka dan pertumbuhan sepak bola,” tutup Infantino.
