Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, memberikan pujian tinggi kepada pelatih Cristian Chivu setelah keberhasilan Nerazzurri meraih gelar Serie A musim 2025/2026. Dalam kesempatan yang sama, Lautaro juga menegaskan dirinya masih sepenuhnya berkomitmen untuk bertahan bersama Inter.
Inter memastikan gelar Scudetto dengan tiga pertandingan tersisa usai meraih kemenangan 2-0 atas Parma Calcio 1913 pekan lalu. Gol kemenangan Nerazzurri dicetak oleh Marcus Thuram dan Henrikh Mkhitaryan.
Kesuksesan tersebut terasa spesial karena menjadi musim pertama Chivu sebagai pelatih kepala Inter. Mantan bek Nerazzurri itu dipercaya menggantikan Simone Inzaghi yang sebelumnya memilih menerima tawaran dari Al-Hilal setelah final Liga Champions musim lalu.
Lautaro sendiri kembali tampil impresif sepanjang musim ini. Penyerang asal Argentina tersebut menjadi salah satu pilar utama Inter sekaligus memimpin daftar top skor Serie A dengan koleksi 16 gol.
Cristian Chivu Bawa Mentalitas Baru di Inter
Musim sebelumnya menjadi periode yang cukup sulit bagi Inter Milan setelah gagal memenuhi target utama mereka. Namun, situasi berubah sejak kedatangan Cristian Chivu yang dinilai sukses membawa energi baru ke dalam tim.
Menurut Lautaro, Chivu mampu mempertahankan identitas permainan Inter sambil menghadirkan karakter dan kepemimpinan baru yang membuat skuad tampil lebih percaya diri sepanjang musim.
“Tahun lalu kami sangat menderita. Kami gagal mencapai target utama di akhir musim dan itu menjadi periode yang sangat berat bagi semua orang,” ujar Lautaro.
“Namun Cristian datang membawa mentalitas baru, suasana baru, dan kepemimpinan yang langsung terasa. Itu memberi kami rasa percaya diri yang besar,” lanjutnya.
Chivu Pertahankan Fondasi Era Simone Inzaghi
Lautaro juga menilai salah satu kekuatan terbesar Chivu adalah kemampuannya menjaga fondasi permainan yang telah dibangun selama era Simone Inzaghi.
Alih-alih melakukan perubahan drastis, Chivu memilih mempertahankan struktur utama permainan Inter sambil menambahkan sentuhan taktik dan pendekatannya sendiri. Strategi itu membuat para pemain lebih cepat beradaptasi dan merasa nyaman sepanjang musim.
“Dia menambahkan beberapa detail dengan gayanya sendiri tanpa menghilangkan hal-hal yang sudah kami lakukan dengan baik selama empat tahun bersama Simone,” kata Lautaro.
“Kami harus berterima kasih kepada pelatih karena dia membuat kami merasa sangat nyaman musim ini,” tambah sang kapten.
Lautaro Tegaskan Masih Bahagia di Milan
Dalam beberapa musim terakhir, Lautaro Martinez memang kerap dikaitkan dengan sejumlah klub besar Eropa, termasuk FC Barcelona. Meski begitu, striker berusia 28 tahun tersebut memastikan dirinya masih bahagia bersama Inter Milan.
Lautaro mengaku merasa seperti berada di rumah sendiri sejak pertama kali bergabung dengan Nerazzurri. Ia juga menikmati kehidupan pribadinya bersama keluarga di Kota Milan.
“Saya setia pada proyek Inter karena saya masih memiliki kontrak dan merasa seperti di rumah sendiri di sini,” tegas Lautaro.
“Sejak hari pertama, mereka memperlakukan saya dengan cara yang bahkan tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Saya bahagia di sini bersama keluarga dan kami sangat menikmati hidup di Milan,” tutupnya.
