Manchester United Mundur dari Perburuan Cole Palmer, Salah Langkah atau Keputusan Tepat?

Manchester United FC terus dikaitkan dengan sejumlah pemain top menjelang dibukanya bursa transfer musim panas. Salah satu nama yang paling sering muncul dalam beberapa pekan terakhir adalah bintang muda Cole Palmer dari Chelsea.

Penampilan Palmer bersama Chelsea memang sukses menarik perhatian banyak klub besar Eropa. Gelandang serang berusia 24 tahun itu dinilai memiliki kreativitas, visi bermain, dan kemampuan menciptakan peluang yang mampu meningkatkan kualitas lini serang tim mana pun.

Manchester United sempat disebut memantau situasi Palmer di Stamford Bridge. Apalagi, Setan Merah baru saja memastikan tiket Liga Champions usai meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Liverpool FC di Old Trafford.

Namun di tengah rumor yang terus berkembang, muncul kabar mengejutkan dari internal klub. Manchester United dikabarkan memilih mundur dari perburuan Cole Palmer pada bursa transfer musim panas mendatang.

Manchester United Nilai Transfer Palmer Terlalu Mahal

Menurut laporan Mirror, Chelsea hanya bersedia melepas Palmer dengan banderol minimal 90 juta pounds. Nilai tersebut dianggap wajar mengingat sang pemain masih terikat kontrak jangka panjang hingga 2033.

Selain biaya transfer yang sangat besar, Palmer juga disebut menerima gaji sekitar 150 ribu pounds per pekan. Faktor finansial inilah yang akhirnya membuat Manchester United memilih untuk mengalihkan fokus mereka ke kebutuhan lain yang dianggap lebih mendesak.

Setan Merah memang membutuhkan sosok kreatif sebagai penerus jangka panjang Bruno Fernandes. Namun, manajemen klub menilai perekrutan Palmer belum tentu menjadi langkah ideal untuk proyek yang sedang dibangun pelatih Michael Carrick.

Kehadiran Palmer Dinilai Bisa Ganggu Keseimbangan Tim

Selain pertimbangan finansial, Manchester United juga disebut khawatir transfer Palmer justru menimbulkan masalah baru di dalam skuad. Klub sebelumnya sudah cukup aktif mendatangkan pemain menyerang dalam dua bursa transfer terakhir.

Palmer yang biasa bermain sebagai gelandang serang maupun winger kanan berpotensi membuat persaingan di lini depan semakin padat. Situasi itu dinilai bisa memengaruhi peran Bryan Mbeumo di Old Trafford.

Tak hanya itu, United juga baru saja memperkuat sektor serang lewat kedatangan Matheus Cunha dan Benjamin Sesko. Karena itu, klub merasa lebih bijak memberikan waktu adaptasi kepada para pemain baru dibanding kembali membeli pemain mahal di posisi serupa.

Ada pula keraguan terkait produktivitas Palmer musim ini. Meski tampil cukup kreatif, ia hanya mencetak empat gol non-penalti di liga, sehingga United menilai transfer bernilai besar tersebut cukup berisiko.

Fokus Utama MU Kini Beralih ke Lini Tengah

Manchester United kini dikabarkan lebih memprioritaskan pembenahan sektor lini tengah. Area tersebut dianggap menjadi titik paling membutuhkan tambahan tenaga baru untuk musim depan.

Casemiro diperkirakan akan meninggalkan klub pada akhir musim. Sementara itu, masa depan Manuel Ugarte juga masih belum sepenuhnya aman jika ada tawaran yang dianggap menarik.

Meski Kobbie Mainoo tampil menjanjikan, United masih membutuhkan gelandang dengan kekuatan fisik, mobilitas tinggi, dan kemampuan menjaga keseimbangan permainan tim.

Beberapa nama seperti Elliot Anderson dan Carlos Baleba masuk dalam radar klub. Selain itu, James Garner juga disebut menjadi opsi menarik setelah tampil konsisten bersama Everton FC musim ini.

Mungkin Anda Menyukai