13 Laga Tanpa Kekalahan! Usai Hadapi Atletico Madrid, Arsenal Hidupkan Kenangan 10 Tahun Silam

Laga panas tersaji saat Atletico Madrid menjamu Arsenal pada leg pertama semifinal Liga Champions 2025/2026. Duel yang berlangsung di Riyadh Air Metropolitano, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB, berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal.

Kedua tim tampil agresif dengan pressing ketat di berbagai lini. Arsenal berhasil membuka keunggulan lebih dulu melalui eksekusi penalti Viktor Gyokeres menjelang akhir babak pertama.

Namun, Atletico Madrid merespons dengan baik di babak kedua. Julian Alvarez sukses menyamakan kedudukan lewat titik putih, membuat skor kembali imbang.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan. Hasil ini memberi sedikit keuntungan bagi Arsenal yang akan menjamu Atletico Madrid di leg kedua di Emirates Stadium.


Rekor Tak Terkalahkan Arsenal Terulang

Arsenal kembali menunjukkan konsistensi impresif di Liga Champions musim ini. Hasil imbang melawan Atletico Madrid memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 13 pertandingan.

Catatan tersebut menyamai rekor terbaik klub di kompetisi ini. Sebelumnya, Arsenal juga mencatat 13 laga tanpa kekalahan dalam rentang Maret 2005 hingga April 2006.

Performa apik ini sudah terlihat sejak fase liga, ketika Arsenal menyapu bersih delapan pertandingan dengan kemenangan. Mereka tampil dominan dan menunjukkan diri sebagai salah satu kandidat kuat juara.

Memasuki fase gugur, performa tersebut tetap terjaga. Arsenal berhasil menyingkirkan Bayer Leverkusen dan Sporting CP sebelum melaju ke semifinal. Hasil imbang ini pun memperpanjang tren positif yang kini menjadi sorotan.


Kilas Balik Musim Ikonik 2005/2006

Rekor tak terkalahkan Arsenal sebelumnya tercipta dalam periode bersejarah pada musim 2005/2006. Rangkaian tersebut dimulai pada Maret 2005, saat mereka mengalahkan Bayern Munchen 1-0 di babak 16 besar.

Meski menang di leg kedua, Arsenal tetap tersingkir karena kalah agregat setelah sebelumnya tumbang 3-1 di Jerman. Namun, hasil tersebut menjadi awal dari konsistensi mereka di Eropa pada musim berikutnya.

Pada musim 2005/2006, Arsenal tampil impresif di fase grup dengan meraih lima kemenangan beruntun. Mereka hanya sekali bermain imbang, yakni saat menghadapi Ajax di London pada matchday terakhir.

Di fase gugur, Arsenal menunjukkan ketangguhan dengan menyingkirkan sejumlah tim besar seperti Real Madrid, Juventus, dan Villarreal untuk melaju ke final.

Namun, pada partai puncak di Paris, Arsenal harus mengakui keunggulan Barcelona. Mereka kalah 2-1 meski sempat unggul lebih dulu melalui gol Sol Campbell.

Mungkin Anda Menyukai