Asa FC Barcelona untuk mengangkat trofi di ajang Liga Champions UEFA musim ini harus sirna lebih cepat. Harapan besar yang sempat menyala kini padam setelah hasil yang didapat pada leg kedua perempat final melawan Atletico Madrid.
Bertanding di Wanda Metropolitano, Barcelona sebenarnya mampu menunjukkan perlawanan sengit. Dalam laga yang digelar Selasa (14/4/2036) atau Rabu dini hari WIB tersebut, Blaugrana berhasil meraih kemenangan tipis 2-1. Gol-gol yang tercipta memberi harapan bagi tim tamu untuk membalikkan keadaan setelah hasil buruk di leg pertama.
Sejak menit awal, Barcelona tampil agresif dengan mengandalkan penguasaan bola dan tekanan tinggi. Serangan demi serangan dilancarkan untuk mengejar defisit agregat. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan dua gol yang sempat membuka peluang comeback. Namun, Atletico Madrid bukan tanpa perlawanan. Tim tuan rumah mampu mencuri satu gol penting yang menjadi penentu nasib Barcelona.
Gol balasan dari Atletico menjadi pukulan telak. Meski Barcelona unggul dalam pertandingan tersebut, agregat akhir tetap tidak berpihak kepada mereka. Kekalahan 0-2 di leg pertama menjadi beban yang terlalu berat untuk dikejar, sehingga kemenangan 2-1 di leg kedua tidak cukup untuk mengantarkan mereka ke babak semifinal.
Kegagalan ini tentu menjadi evaluasi besar bagi Barcelona. Mereka harus kembali menunda ambisi untuk kembali berjaya di Eropa, sementara Atletico Madrid melangkah ke fase berikutnya dengan kepercayaan diri tinggi. Pertandingan ini juga menunjukkan betapa krusialnya hasil di leg pertama dalam sistem gugur, di mana satu kesalahan bisa berujung fatal bagi perjalanan sebuah tim.
