Real Madrid dalam Tekanan, Iker Casillas Dorong Xabi Alonso Kembali

Legenda Real Madrid, Iker Casillas, secara terbuka menyuarakan dukungannya agar Xabi Alonso kembali menangani Los Blancos. Pernyataan tersebut cukup mengejutkan mengingat Alonso baru meninggalkan kursi pelatih Madrid sekitar delapan bulan lalu setelah periode singkat yang penuh tekanan.

Alonso sebelumnya datang ke Santiago Bernabeu dengan ekspektasi besar usai membawa Bayer Leverkusen tampil impresif di Jerman. Namun, kiprahnya bersama Madrid tidak berjalan sesuai harapan. Penurunan performa tim membuat manajemen memutuskan melakukan pergantian pelatih di tengah musim.

Musim 2025/2026 sendiri menjadi salah satu periode paling sulit bagi Real Madrid. Klub raksasa Spanyol itu terancam mengakhiri musim tanpa gelar, situasi yang memicu tekanan besar terhadap pemain, staf pelatih, hingga manajemen klub.

Kondisi tersebut semakin rumit setelah muncul berbagai rumor konflik internal di ruang ganti. Belakangan, Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni dikabarkan mendapat denda besar usai terlibat pertengkaran fisik saat latihan.


Casillas Nilai Alonso Masih Sosok Terbaik untuk Madrid

Setelah kepergian Alonso, posisi pelatih sempat diisi Alvaro Arbeloa. Namun, masa depan Arbeloa juga disebut belum aman sehingga Madrid kembali dikaitkan dengan sejumlah kandidat pelatih baru.

Di tengah situasi tersebut, Casillas menilai Alonso tetap menjadi figur ideal untuk membangun ulang Real Madrid.

“Saya akan membawa kembali Xabi Alonso. Dia adalah pelatih ideal untuk Real Madrid,” ujar Casillas.

Mantan kapten Los Blancos itu juga menyinggung kerasnya dunia sepak bola modern yang sangat bergantung pada hasil pertandingan. Menurutnya, keputusan besar di klub sering kali dipengaruhi tekanan jangka pendek.

Casillas bahkan mengingatkan publik pada situasi saat Madrid memecat Rafa Benitez beberapa tahun lalu, yang menunjukkan bagaimana dinamika di klub bisa berubah sangat cepat.


Rekor Alonso Sebenarnya Tidak Buruk

Meski masa kepelatihannya berakhir lebih cepat dari harapan, Alonso sebenarnya mencatat statistik yang cukup solid bersama Madrid. Dari total 34 pertandingan, ia sukses mempersembahkan 24 kemenangan.

Namun, performa tim yang menurun di fase akhir menjadi sorotan besar dari suporter dan media Spanyol.

Kekalahan dari Celta Vigo disebut memicu pertemuan darurat petinggi klub untuk membahas masa depan Alonso. Selain itu, sejumlah laporan menyebut pendekatan taktik sang pelatih tidak sepenuhnya diterima oleh beberapa pemain senior Madrid.

Media Inggris BBC juga melaporkan Alonso sempat berselisih dengan Kylian Mbappe terkait strategi permainan menjelang kekalahan di final Copa del Rey melawan Barcelona.

Tak hanya itu, hubungan Alonso dengan presiden klub Florentino Perez dikabarkan ikut memanas sebelum keputusan perpisahan akhirnya diambil.


Mourinho Masuk Bursa, Casillas Tetap Pilih Alonso

Sementara itu, nama Jose Mourinho mulai dikaitkan dengan kemungkinan kembali menangani Real Madrid musim depan. Mourinho pernah melatih Los Blancos pada periode 2010 hingga 2013.

Namun, hubungan Mourinho dengan Casillas pada masa itu dikenal tidak harmonis.

Karena itu, Casillas memilih tidak mendukung rumor kembalinya pelatih asal Portugal tersebut. Ia tetap percaya Alonso adalah sosok paling tepat untuk mendapat kesempatan kedua dan mengembalikan Madrid ke jalur juara.

Mungkin Anda Menyukai