Timnas Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan Qatar U-17 dengan skor 0-2 pada laga Grup B Piala Asia U-17 2026. Pertandingan yang digelar di King Abdullah Sports City Training Stadium (Pitch A), Jeddah, Sabtu (9/5/2026) malam WIB itu ditentukan lewat dua gol pada babak kedua.
Qatar memastikan kemenangan melalui gol Ayokunle Tokode pada menit ke-57 dan Dhiaeddine Benyatla pada menit ke-66.
Padahal, Indonesia sebenarnya memiliki peluang besar untuk unggul lebih dulu setelah mendapatkan hadiah penalti pada babak pertama. Namun, eksekusi Matthew Baker gagal membuahkan gol setelah mampu digagalkan kiper Qatar, Bakri Mohamed.
Hasil ini membuat Garuda Muda tertahan di posisi ketiga klasemen sementara Grup B dengan tiga poin dari dua pertandingan. Qatar menempati posisi kedua dengan jumlah poin sama, tetapi unggul selisih gol.
Indonesia Tampil Menekan di Babak Pertama
Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto langsung tampil agresif sejak menit awal pertandingan. Indonesia beberapa kali menekan pertahanan Qatar melalui pergerakan cepat dari sisi sayap.
Peluang pertama hadir pada menit kelima lewat Farrel Luckyta, tetapi tembakannya masih mampu diblok pemain Qatar.
Peres Tjoe kemudian memperoleh dua peluang beruntun pada menit ketujuh. Sayangnya, dua percobaan tersebut masih belum menemui sasaran.
Momentum besar datang pada menit ke-15 ketika Indonesia mendapat hadiah penalti setelah Taha Nassir melakukan handball di kotak terlarang.
Matthew Baker yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan kaki kirinya pada menit ke-16 berhasil ditepis Bakri Mohamed.
Meski gagal unggul, Garuda Muda tetap tampil menekan. Dava Yunna, Putu Ekayana, hingga Girly Andrade terus mencoba membongkar pertahanan Qatar.
Namun, hingga babak pertama berakhir, skor tetap bertahan 0-0.
Qatar Menghukum Indonesia di Babak Kedua
Indonesia melakukan pergantian pemain pada awal babak kedua dengan memasukkan Sean Kastor menggantikan Ichiro Al Buchori.
Garuda Muda masih mencoba tampil menyerang dan sempat menciptakan peluang lewat Peres Tjoe pada menit ke-52. Akan tetapi, sepakannya masih melebar dari gawang.
Qatar akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-57. Jad Hadi Khalil mengirim umpan matang yang diselesaikan Ayokunle Tokode menjadi gol pembuka.
Setelah tertinggal, Indonesia mencoba meningkatkan tekanan dengan memasukkan Miraj Sulaeman dan Chico Yarangga.
Namun, Qatar justru kembali mencetak gol pada menit ke-66. Dhiaeddine Benyatla menusuk dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan keras ke pojok atas gawang Indonesia.
Gol tersebut membuat situasi semakin sulit bagi Garuda Muda.
Indonesia Mendominasi Statistik, Tapi Gagal Efektif
Meski kalah dua gol, Indonesia sebenarnya tampil cukup agresif sepanjang pertandingan. Garuda Muda unggul dalam jumlah tembakan dan tendangan sudut.
Peluang terbaik Indonesia di akhir laga hadir pada menit ke-88 melalui Chico Yarangga. Namun, tembakannya dari jarak dekat masih mampu diamankan Bakri Mohamed yang tampil solid di bawah mistar Qatar.
Laga sempat memanas pada masa injury time setelah Amr Mohamed menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran keras terhadap Farik Rizqi pada menit ke-95.
Indonesia terus menekan hingga akhir pertandingan, tetapi Qatar mampu mempertahankan keunggulan 2-0 sampai peluit panjang berbunyi.
Statistik Qatar U-17 vs Indonesia U-17
- Tembakan: 4 – 19
- Tembakan tepat sasaran: 2 – 5
- Penguasaan bola: 60% – 40%
- Operan: 484 – 302
- Akurasi operan: 88% – 78%
- Pelanggaran: 13 – 4
- Tendangan sudut: 1 – 8
- Offside: 1 – 2
- Kartu kuning: 2 – 0
- Kartu merah: 1 – 0
