Perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17 2026 resmi berakhir lebih cepat. Berstatus tuan rumah, Garuda Muda hanya finis di peringkat ketiga Grup A, di bawah Vietnam U-17 dan Malaysia U-17.
Dari tiga pertandingan, Indonesia mengoleksi empat poin—hasil dari kemenangan atas Timor Leste U-17, kekalahan dari Malaysia, dan hasil imbang melawan Vietnam. Hasil ini membuat langkah mereka terhenti di fase grup.
Kegagalan ini menjadi sorotan, terutama karena tim dipersiapkan untuk tampil di Piala Asia U-17 2026. Meski Kurniawan Dwi Yulianto masih mendapat kepercayaan, peluang pergantian pelatih tetap terbuka.
Berikut beberapa kandidat menarik yang bisa melanjutkan tongkat estafet di Timnas Indonesia U-17:
Charis Yulianto
Mantan bek Timnas Indonesia ini menjadi salah satu opsi potensial. Selain pengalaman sebagai pemain, ia juga mulai meniti karier kepelatihan dengan pendekatan taktik yang dinilai cukup matang.
Charis pernah menjadi bagian dari staf Shin Tae-yong, memberinya pengalaman berharga dalam sistem pelatihan modern. Ia dikenal memiliki pemahaman taktik yang baik dan fokus pada pengembangan pemain muda.
Fakhri Husaini
Nama Fakhri hampir selalu muncul dalam pembahasan pelatih usia muda. Ia memiliki rekam jejak kuat dalam membina talenta muda, termasuk membawa Indonesia menjuarai Piala AFF U-16 2018.
Fakhri juga sukses mengorbitkan banyak pemain muda berbakat seperti David Maulana dan Bagus Kahfi. Pengalamannya menjadikannya kandidat yang sangat kredibel untuk membangun kembali fondasi tim U-17.
Indra Sjafri
Meski sempat mendapat kritik setelah SEA Games 2025, pengalaman Indra di level usia muda tidak perlu diragukan. Ia dikenal sebagai arsitek generasi emas seperti Evan Dimas Darmono.
Prestasinya termasuk membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 2013 dan meraih emas SEA Games 2023. Kemampuannya membangun tim dari level dasar menjadi nilai plus tersendiri.
Nova Arianto
Nova Arianto menjadi salah satu pelatih muda paling menjanjikan saat ini. Ia pernah menjadi asisten Shin Tae-yong di timnas senior dan memiliki pengalaman menangani kelompok usia.
Di bawah arahannya, Indonesia U-17 sempat mencatat prestasi dengan menembus perempat final Piala Asia U-17 2025 serta tampil di Piala Dunia U-17 2025.
Nova dikenal dengan pendekatan disiplin tinggi, fokus pada fisik, serta kemampuan membangun mental pemain—kualitas yang sangat dibutuhkan di level usia muda.
