Dalih Mauricio Souza Usai Persija Jakarta Gagal Menang atas PSIM: Dua Penalti Terbuang, Kans Kejar Gelar Menipis

PSIM Yogyakarta berhasil menahan imbang Persija Jakarta pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026. Laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (22/4/2026), berakhir dengan skor 1-1.

PSIM mengejutkan Persija lebih dulu lewat gol cepat Ezequiel Vidal saat laga baru berjalan tiga menit.

Persija kemudian bangkit dan menyamakan kedudukan melalui penalti Allano Lima pada menit ke-19. Namun, peluang emas untuk berbalik unggul terbuang setelah penalti Maxwell Souza pada menit ke-41 berhasil ditepis kiper PSIM, Cahya Supriadi.


Mauricio Souza: Persija Dominan, tapi Tidak Efektif

Pelatih Persija, Mauricio Souza, menilai timnya tampil lebih dominan sepanjang pertandingan. Namun, ia menyoroti buruknya penyelesaian akhir sebagai penyebab utama kegagalan meraih kemenangan.

“Kami punya banyak peluang. Saya melihat lawan hanya punya beberapa kesempatan, dan mereka bisa memanfaatkannya,” ujar Souza.

Ia menyebut Persija mencatatkan banyak percobaan ke gawang, tetapi gagal mengonversinya menjadi gol.

“Kami punya sekitar 25 tembakan dan penguasaan bola sekitar 80 persen, tapi tidak cukup efektif di depan gawang,” tambahnya.


Hasil Jadi Kerugian Besar dalam Perburuan Gelar

Souza menegaskan bahwa hasil pertandingan adalah tanggung jawab seluruh tim, bukan individu tertentu.

“Kalau kalah, itu kekalahan bersama. Kalau menang, itu kemenangan bersama,” tegasnya.

Hasil imbang ini membuat Persija tetap berada di peringkat ketiga klasemen dengan 59 poin dari 29 laga. Mereka kini tertinggal enam poin dari Persib Bandung di puncak klasemen, yang berada dalam posisi lebih menguntungkan dalam perburuan gelar.

Mungkin Anda Menyukai