Chelsea resmi mengakhiri kerja sama dengan Rosenior setelah serangkaian hasil buruk di Premier League. Keputusan ini langsung memicu kritik, terutama dari Gary Neville yang menilai persoalan klub jauh lebih kompleks daripada sekadar kinerja pelatih.
Rosenior hanya bertahan sekitar tiga bulan di Stamford Bridge. Kekalahan 0-3 dari Brighton & Hove Albion menjadi laga terakhirnya, sekaligus memperpanjang tren negatif tim.
Dalam lima pertandingan terakhir, Chelsea selalu kalah tanpa mencetak gol. Situasi ini mencerminkan krisis serius, baik dari sisi permainan maupun stabilitas internal.
Kritik Neville: Sistem Klub Bermasalah
Neville menilai pemecatan di tengah musim menunjukkan lemahnya perencanaan jangka panjang. Ia menyoroti arah kebijakan manajemen yang dinilai tidak jelas.
Menurutnya, Rosenior hanyalah bagian dari sistem yang bermasalah, bukan akar persoalan utama. Karena itu, evaluasi menyeluruh di level manajemen menjadi hal yang mendesak.
“Pemilik klub benar-benar melakukan kesalahan besar, itu harus diperjelas,” ujar Neville.
“Ini saatnya pemilik, direktur olahraga, dan para pemain mengevaluasi peran mereka dalam beberapa pekan terakhir.”
Timing Pemecatan Dipertanyakan
Keputusan ini juga menuai tanda tanya karena diambil menjelang laga penting. Chelsea dijadwalkan menghadapi Leeds United di semifinal FA Cup akhir pekan ini.
Neville mengaku tidak terkejut dengan pemecatan tersebut, namun mempertanyakan waktunya yang dinilai terlalu mendadak.
“Saya tidak terkejut Rosenior pergi. Yang mengejutkan adalah waktunya—saya kira ini akan terjadi di akhir musim.”
Ia juga menegaskan bahwa performa buruk tim tidak sepenuhnya mencerminkan kualitas Rosenior sebagai pelatih.
“Saya tidak melihat ini sebagai cerminan kemampuan Liam. Dia pasti sangat kecewa dengan hasil yang terjadi.”
Calum McFarlane Jadi Pelatih Interim
Chelsea menunjuk McFarlane sebagai pelatih interim hingga akhir musim. Ia akan didampingi staf yang sudah ada untuk menjaga stabilitas tim di sisa kompetisi.
Target utamanya adalah membawa Chelsea tetap bersaing di zona Eropa, meski posisi klasemen saat ini membuat misi tersebut tidak mudah.
Dalam pernyataan resmi, klub juga menegaskan akan mencari pelatih permanen dalam waktu dekat guna memastikan stabilitas jangka panjang.
