Kepercayaan Diri Meningkat, Federico Barba Siap Bantu Persib Bandung Bungkam PSIM Yogyakarta

Persib Bandung menatap laga pekan ke-31 BRI Super League dengan kepercayaan diri tinggi. Bek asing mereka, Federico Barba, menegaskan kesiapan tim jelang duel melawan PSIM Yogyakarta yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Senin (4/5/2026) sore WIB.

Pemain asal Italia tersebut menyebut kemenangan dramatis 4-2 atas Bhayangkara FC pada laga sebelumnya menjadi dorongan besar bagi tim. Dalam laga itu, Persib sempat tertinggal dua gol sebelum akhirnya mampu membalikkan keadaan.


Modal Mental dari Comeback

Barba menilai kemenangan tersebut memberi dampak signifikan terhadap mental bertanding skuad Maung Bandung. Menurutnya, keberhasilan bangkit dari situasi sulit menjadi bukti karakter kuat tim.

“Dari pertandingan terakhir kami mendapat banyak kepercayaan diri karena itu pertandingan yang sangat sulit, tetapi kami bisa melewatinya bersama-sama. Ini sangat bagus karena kami butuh lebih banyak energi,” ujar Barba.


Fokus dari Laga ke Laga

Eks pemain AS Roma itu juga menekankan pentingnya fokus penuh pada setiap pertandingan. Ia menegaskan bahwa Persib tidak boleh terlalu jauh memikirkan laga-laga berikutnya.

“Kami harus terus mendorong dan berpikir pertandingan demi pertandingan karena sekarang laga berikutnya adalah yang paling penting,” katanya.

“Saya tidak ingin memikirkan tiga pertandingan lainnya. Kami harus terus mendorong diri karena kami perlu menang,” lanjutnya.


Mental Pantang Menyerah

Saat ini Persib Bandung memimpin klasemen sementara dengan 69 poin dari 30 pertandingan, unggul selisih gol dan head to head atas Borneo FC.

Barba menegaskan bahwa tim berada dalam kondisi mental yang sangat baik dan menunjukkan karakter pantang menyerah hingga akhir pertandingan.

“Kami dalam kondisi yang baik dan hanya perlu melanjutkannya. Dari pertandingan terakhir kami menunjukkan bisa berjuang sampai akhir, itu yang paling penting,” ujarnya.


100 Persen untuk Gelar

Barba juga membandingkan situasi Persib saat ini dengan pengalamannya membawa Como 1907 promosi ke Serie A. Menurutnya, keduanya memiliki kesamaan dalam hal tekanan dan kebutuhan konsistensi.

“Situasinya hampir sama, kami harus tetap fokus dan memberikan 100 persen kemampuan,” tegasnya.

“Kami punya pelatih yang selalu menyampaikan hal penting yang harus dijalankan setiap pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaik,” pungkasnya.

Mungkin Anda Menyukai