John Herdman: 4 Bulan Menyelami Indonesia, Komitmen Tinggal Demi Kejayaan Timnas

Sudah lebih dari empat bulan nama John Herdman mengukir sejarah sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Setelah penantian panjang, PUSAT BOLA88 akhirnya berkesempatan melakukan wawancara eksklusif bersama pelatih asal Inggris ini, membongkar apa saja yang sudah ia persiapkan dan pelajari sejauh ini.
Dalam obrolan selama 19 menit itu, Herdman berbagi pandangan mendalam soal langkah awalnya di Tanah Air. Baginya, periode empat bulan ini bukan sekadar waktu bekerja, melainkan sebuah proses penting untuk benar-benar memahami Indonesia — mulai dari budaya, karakter masyarakat, hingga seluk-beluk dunia sepak bola kita.
“Jika anda tahu kepribadian saya, hal pertama bagi saya adalah berusaha memahami sebelum dipahami. Jadi proses memahami budaya Indonesia, itu titik awalnya,” ungkap Herdman.
Bukan sekadar janji, prinsip itu ia buktikan lewat komitmen luar biasa. Herdman memilih menetap di Jakarta dan memboyong seluruh keluarganya ke Indonesia. Baginya, tinggal dan hidup di sini adalah cara terbaik untuk merasakan langsung gairah sepak bola yang ada, mengenal orang-orangnya, serta memahami struktur sepak bola yang berjalan.
“Saya membuat komitmen untuk tinggal di sini, penting untuk di jalan, memahami orang, memahami gairah terhadap sepak bola, dan struktur sepak bola di sini,” tambah eks pelatih Timnas Selandia Baru itu.
Tak berhenti hanya di Jakarta, Herdman pun aktif berkeliling memantau perkembangan sepak bola dalam negeri. Ia sudah menyaksikan banyak laga dari kompetisi lokal, baik itu BRI Super League maupun Pegadaian Championship. Berbagai klub besar seperti Persib Bandung, Bali United, hingga Garudayaksa sudah menjadi sorotan matanya.
Bahkan, untuk mendapatkan gambaran utuh, Herdman tak ragu terbang jauh ke Eropa. Ia mengunjungi langsung para pemain Timnas yang berkarier di sana, demi merasakan dan menilai sendiri standar permainan mereka di level tertinggi.
Langkah-langkah matang ini menjadi bukti nyata keseriusan John Herdman. Ia tak hanya datang untuk melatih, tapi datang untuk mengenal, memahami, dan membangun Timnas Indonesia dari akar yang paling dalam. Dengan dedikasi sebesar ini, harapan baru bagi kejayaan Garuda kian terbentang lebar.

Mungkin Anda Menyukai