Peran Lionel Messi di Timnas Argentina menjelang Piala Dunia 2026 kembali menjadi sorotan. Bek senior Nicolas Tagliafico menegaskan bahwa seluruh skuad siap memberikan segalanya demi sang kapten di turnamen mendatang.
Bagi Tagliafico, kontribusi Messi jauh melampaui aspek teknis di lapangan. Ia menyebut Messi sebagai figur pemersatu sekaligus pemimpin yang memberi arah bagi tim. Skuad asuhan Lionel Scaloni pun bertekad menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai momen istimewa.
Sebagai juara bertahan sejak edisi Piala Dunia FIFA 2022, Argentina menghadapi tekanan besar. Namun, kehadiran Messi justru dianggap sebagai faktor penyeimbang yang menjaga stabilitas dan ketenangan tim.
Tagliafico juga menegaskan loyalitas skuad kepada Messi tetap kuat. Dengan berbagai gelar yang telah diraih bersama, para pemain merasa bangga bisa kembali berjuang bersama sosok yang mereka hormati.
Komitmen Total untuk Messi
Messi diperkirakan akan menjalani turnamen internasional terakhirnya pada Piala Dunia 2026. Situasi ini memicu solidaritas tinggi di dalam tim untuk memberikan penampilan terbaik bagi sang kapten.
Tagliafico menggambarkan hubungan para pemain dengan Messi sudah melampaui sekadar rekan setim. Mereka siap bekerja keras demi memastikan Messi tetap tampil di level tertinggi saat Argentina berusaha mempertahankan gelar.
“Leo sangat berarti bagi kami karena dia adalah kapten kami. Dia pemimpin tim nasional—enam gelar, jika saya tidak salah, itu luar biasa. Kami akan mendukungnya hingga akhir, seperti yang selalu kami lakukan,” ujar Tagliafico dalam wawancara dengan FIFA.
“Kami akan bekerja sebagai satu tim, seperti di Piala Dunia terakhir, untuk mempertahankan gelar dan menjadikannya turnamen yang kembali dikenang,” tambahnya.
Ambisi Melampaui Standar Juara Dunia
Argentina kini menghadapi tantangan besar untuk menjaga konsistensi setelah mencapai puncak pada 2022. Tagliafico menilai standar tim sudah sangat tinggi, sehingga tuntutan untuk tampil maksimal semakin besar.
Seluruh pemain dituntut mempertahankan level permainan agar tetap sejalan dengan visi tim. Mereka ingin membuktikan bahwa kesuksesan sebelumnya bukan kebetulan, melainkan hasil kerja kolektif yang berkelanjutan.
“Tantangan terbesar kami adalah membangun dari apa yang sudah dicapai. Standarnya sudah sangat tinggi, jadi kami harus mencoba melampauinya,” ujar pemain Olympique Lyonnais tersebut.
“Kami tahu pencapaian terakhir sangat luar biasa, tetapi kami harus kembali memberikan kemampuan terbaik untuk mencapai level itu lagi,” pungkasnya.
