Jakarta – Timnas Indonesia U-17 harus menelan hasil mengecewakan pada laga kedua Grup A Piala AFF U-17 2026. Garuda Muda kalah tipis 0-1 dari Malaysia dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Kamis (16/4/2026) malam WIB.
Kekalahan ini membuat langkah Indonesia menuju semifinal menjadi semakin berat. Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto pun mengakui bahwa peluang timnya kini sangat kecil.
“Kalau ditanya soal peluang, sangat kecil. Tetapi sepak bola semuanya masih bisa terjadi,” ujar Kurniawan dalam konferensi pers usai pertandingan.
Peluang Lolos Semakin Berat
Seperti diketahui, hanya juara grup yang otomatis lolos ke semifinal. Sementara satu tiket tambahan diberikan kepada runner-up terbaik dari seluruh grup.
Dengan hasil ini, Indonesia tidak lagi berada di posisi ideal. Garuda Muda wajib meraih hasil maksimal di laga terakhir sambil berharap hasil pertandingan lain berpihak.
Evaluasi Jadi Kunci
Kurniawan menegaskan bahwa tim pelatih akan segera melakukan evaluasi menyeluruh. Ia menyoroti bahwa gol yang bersarang ke gawang Indonesia berasal dari kesalahan sendiri yang seharusnya bisa dihindari.
“Tentu hasil ini menjadi bahan evaluasi. Kami harus fokus selama 90 menit karena tadi kesalahan dari kami sendiri yang berujung gol untuk lawan,” jelasnya.
Jaga Mental Pemain
Selain aspek teknis, Kurniawan juga menyoroti pentingnya menjaga kondisi mental para pemain. Kekalahan ini berpotensi memengaruhi kepercayaan diri tim jika tidak segera ditangani dengan baik.
Tim pelatih diharapkan mampu membangkitkan semangat Garuda Muda agar tetap tampil maksimal di laga penentuan.
Meski peluang tipis, harapan belum sepenuhnya tertutup. Sepak bola selalu menyimpan kejutan, dan Timnas Indonesia U-17 masih memiliki kesempatan untuk membuktikan diri di laga terakhir.
