Marcus Rashford menikmati musim kebangkitan bersama Barcelona selama masa peminjamannya dari Manchester United. Penyerang asal Inggris itu tampil impresif dan menjadi salah satu sosok penting di balik keberhasilan Blaugrana menjuarai La Liga musim ini.
Momen paling berkesan Rashford datang saat Barcelona menundukkan Real Madrid 2-0 dalam laga El Clasico. Kemenangan tersebut sekaligus memastikan gelar juara liga bagi skuad asuhan Hansi Flick.
Namun, di balik performa gemilangnya bersama Barcelona, masa depan Rashford masih belum menemui kejelasan. Blaugrana dikabarkan masih mempertimbangkan kondisi finansial klub sebelum memutuskan untuk mempermanenkan sang pemain.
Rashford Jadi Pahlawan di El Clasico
Marcus Rashford tampil sebagai pembeda dalam kemenangan Barcelona atas Real Madrid pada Minggu malam. Ia membuka keunggulan tim lewat tendangan bebas spektakuler yang langsung mencuri perhatian publik sepak bola Eropa.
Pemain berusia 28 tahun itu juga mencatat sejarah sebagai pemain Inggris pertama dalam 41 tahun yang berhasil menjuarai kasta tertinggi Liga Spanyol. Selain itu, Rashford menjadi pemain Barcelona pertama yang mencetak gol tendangan bebas di El Clasico sejak Lionel Messi melakukannya pada 2012.
Menariknya, Rashford mengaku sempat ragu untuk langsung mengeksekusi tendangan bebas tersebut ke arah gawang.
“Sebenarnya saya tidak berniat menembak,” ujar Rashford kepada wartawan.
“Saat menaruh bola, saya tidak melihat sudut yang bagus dan merasa peluangnya kecil untuk masuk. Awalnya saya ingin mengirim umpan silang.”
“Namun, semua orang meminta saya menembak. Itu membuat kepercayaan diri saya meningkat dan untungnya saya jadi menembak karena hasilnya menjadi gol yang indah,” lanjutnya.
Masa Depan Rashford Masih Tanda Tanya
Meski tampil luar biasa bersama Barcelona, Rashford belum bisa memastikan apakah dirinya akan tetap bertahan di Camp Nou musim depan. Masa peminjamannya segera berakhir dan situasinya masih terbuka.
Di bawah arahan Hansi Flick, Rashford tampil konsisten sepanjang musim dengan catatan 14 gol dan 14 assist di semua kompetisi. Meski demikian, Barcelona disebut masih berhitung soal biaya transfer dan besarnya gaji sang pemain.
Klub Catalan itu kabarnya memiliki opsi pembelian permanen senilai 26 juta pounds. Akan tetapi, tingginya gaji Rashford menjadi kendala utama dalam negosiasi.
Saat ditanya mengenai peluang bertahan di Barcelona, Rashford memberikan jawaban diplomatis.
“Saya tidak tahu. Saya bukan pesulap, tetapi kalau saya pesulap, saya akan bertahan. Jadi, kita lihat saja nanti,” kata Rashford.
Manchester United Dikabarkan Siap Melepas
Sementara Barcelona masih mempertimbangkan keputusan mereka, situasi Rashford di Manchester United justru disebut semakin jelas. Klub asal Inggris itu dikabarkan tidak lagi memasukkan Rashford dalam rencana jangka panjang tim.
Hubungan sang pemain dengan klub juga disebut memburuk sejak musim panas lalu. Sebelum dipinjamkan ke Barcelona, Rashford kehilangan nomor punggung 10 dan mulai tersisih dari skuad utama.
Manchester United dilaporkan ingin melepas Rashford secara permanen demi mengurangi beban gaji klub. Gaji pemain Inggris tersebut bahkan akan meningkat menjadi 325 ribu pounds per pekan setelah United lolos ke Liga Champions di bawah asuhan Michael Carrick.
Jika Barcelona tidak mengaktifkan opsi pembelian sebelum tenggat waktu, Manchester United disebut akan mencoba menawarkan Rashford ke klub lain ketimbang membawanya kembali ke Old Trafford.
