Kiper keturunan Indonesia, Maarten Paes, kembali mendapat kepercayaan tampil bersama Ajax pada lanjutan pekan ke-33 Eredivisie musim 2025/2026. Penjaga gawang yang memiliki darah Kediri tersebut turun sejak menit awal saat Ajax menghadapi FC Utrecht di Stadion Johan Cruijff Arena, Minggu (10/5/2026).
Laga tersebut menjadi pertandingan yang sarat emosi bagi Paes. Pasalnya, Utrecht bukanlah klub asing dalam perjalanan kariernya. Tim tersebut pernah menjadi tempat berkembangnya sang kiper sebelum memutuskan melanjutkan petualangan ke luar Belanda beberapa tahun lalu.
Paes tercatat memperkuat Utrecht pada periode 2018 hingga 2022. Bersama klub itu, ia perlahan membangun reputasi sebagai salah satu kiper muda potensial di Belanda. Penampilannya yang konsisten membuat namanya mulai dikenal luas, termasuk berkat kemampuan refleks dan ketenangannya dalam mengawal lini belakang.
Karier Paes kemudian berlanjut ke FC Dallas di Amerika Serikat pada 2022. Kepindahan tersebut menjadi langkah besar dalam perjalanan profesionalnya karena ia mendapatkan pengalaman bermain di kompetisi berbeda dengan intensitas tinggi. Selama membela FC Dallas hingga 2026, Paes berkembang menjadi sosok penting di bawah mistar dan semakin matang secara permainan.
Kini, setelah kembali ke Eropa dan berseragam Ajax, Paes menghadapi mantan klub yang pernah membesarkan namanya. Atmosfer pertandingan terasa spesial karena ia harus berhadapan dengan tim yang menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.
Dukungan suporter Ajax di Johan Cruijff Arena juga menjadi perhatian tersendiri. Mereka berharap Paes mampu menunjukkan kualitas terbaik demi membantu De Godenzonen menjaga persaingan di papan atas klasemen Eredivisie menjelang akhir musim.
Bagi Paes, pertandingan melawan Utrecht bukan sekadar perebutan tiga poin. Duel itu menjadi pengingat perjalanan panjang kariernya, mulai dari berkembang di Belanda, merantau ke Amerika Serikat, hingga kini kembali tampil di salah satu klub terbesar Negeri Kincir Angin
