Chelsea vs Man Utd: Gol Matheus Cunha Jadi Pembeda di Stamford Bridge

Jakarta – Manchester United sukses mencuri kemenangan tipis 1-0 atas Chelsea dalam lanjutan Premier League 2025/2026 pekan ke-33. Laga yang berlangsung di Stamford Bridge, Minggu (19/4/2026) dini hari WIB itu ditentukan oleh gol tunggal Matheus Cunha pada menit ke-43.

Chelsea sebenarnya tampil lebih dominan sepanjang pertandingan, terutama dalam penguasaan bola dan jumlah peluang. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat tim tuan rumah gagal mencetak gol.

Sebaliknya, Manchester United tampil disiplin dan efektif. Kombinasi Bruno Fernandes dan Matheus Cunha menjadi pembeda dalam duel yang berlangsung ketat tersebut.

Hasil ini membuat MU tetap berada di peringkat ketiga klasemen dengan 58 poin. Sementara Chelsea tertahan di posisi keenam dengan 48 poin dan semakin tertekan dalam perebutan tiket Liga Champions.

Babak Pertama

Chelsea langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Mereka mendominasi penguasaan bola dan terus menekan pertahanan Manchester United.

Peluang pertama hadir pada menit ke-11 melalui Estevao yang melepaskan tembakan keras dari sisi kanan kotak penalti, namun bola masih melenceng tipis dari gawang.

Chelsea sempat meminta penalti pada menit ke-10 setelah Cole Palmer dijatuhkan Ayden Heaven. Namun, VAR memastikan pelanggaran terjadi di luar kotak penalti.

Tekanan tuan rumah terus berlanjut. Enzo Fernandez hampir membuka keunggulan pada menit ke-33, tetapi tembakannya hanya melebar tipis.

Manchester United lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik cepat. Meski jarang menyerang, mereka mampu menjaga organisasi permainan dengan baik.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-43. Bruno Fernandes melakukan penetrasi dari sisi kanan sebelum mengirim umpan mendatar ke dalam kotak penalti. Matheus Cunha dengan tenang menyelesaikan peluang tersebut menjadi gol.

MU pun menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Chelsea meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Mereka terus menekan dari berbagai sisi, namun pertahanan rapat Manchester United sulit ditembus.

Beberapa peluang emas sempat tercipta, termasuk melalui Cole Palmer dan Nicolas Jackson. Namun, penyelesaian akhir yang kurang tajam serta penampilan solid lini belakang MU membuat peluang tersebut gagal berbuah gol.

Manchester United tetap konsisten dengan pendekatan pragmatis. Mereka fokus menjaga keunggulan sambil sesekali mengancam lewat serangan balik.

Memasuki menit-menit akhir, Chelsea semakin gencar menekan. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 1-0 untuk kemenangan Manchester United.

Mungkin Anda Menyukai