Penampilan impresif kembali ditunjukkan Cahya Supriadi bersama PSIM Yogyakarta. Kiper berusia 23 tahun itu mencuri perhatian berkat aksi heroiknya menggagalkan tendangan penalti dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.
Momen tersebut terjadi pada pekan ke-30 saat PSIM menjamu Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung, Bantul, Kamis (30/4/2026). Cahya tampil sigap dengan menepis penalti yang dieksekusi Pablo Ganet pada menit ke-84.
Sayangnya, aksi gemilang itu belum mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan. PSIM harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 0-1, lewat gol cepat Aleksa Andrejic pada menit ke-6.
Saat ini, PSIM masih berada di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 39 poin, hasil dari sembilan kemenangan, 12 hasil imbang, dan delapan kekalahan.
Perasaan Campur Aduk
Usai pertandingan, Cahya mengaku memiliki perasaan yang bercampur aduk. Ia bangga dengan perjuangan tim, namun tetap kecewa karena hasil akhir tidak sesuai harapan.
“Saya apresiasi kerja keras teman-teman. Tapi jujur, ada rasa sedih karena kami kalah. Mungkin ceritanya akan berbeda kalau kami bisa imbang atau menang,” ujarnya.
Sepanjang musim ini, performa Cahya terbilang konsisten di bawah mistar. Ia telah tampil dalam 28 dari 30 pertandingan, dengan catatan delapan clean sheet dan kebobolan 37 gol.
Tak hanya itu, ketangguhannya juga terlihat dari keberhasilan menggagalkan dua penalti musim ini, termasuk saat menghadapi Persija Jakarta yang berakhir imbang 1-1.
Kembali Dipanggil Timnas Indonesia
Penampilan apik tersebut berbuah manis. Cahya kembali mendapatkan panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di Jakarta pada 26–30 Mei 2026.
TC ini menjadi bagian dari persiapan menuju Piala AFF 2026. Ini merupakan panggilan keduanya di bawah asuhan pelatih John Herdman, setelah sebelumnya ikut dalam FIFA Series Maret 2026.
Di posisi penjaga gawang, Cahya akan bersaing dengan Nadeo Argawinata dari Borneo FC Samarinda serta Muhammad Riyandi yang memperkuat Persis Solo.
Adapun Piala AFF 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang play-off antara Brunei Darussalam dan Timor Leste.
