Bayern Munich kembali menegaskan statusnya sebagai raksasa sepak bola Jerman setelah memastikan gelar Bundesliga ke-35 dengan kemenangan 4-2 atas Stuttgart di Allianz Arena. Meski hanya membutuhkan hasil imbang, pasukan asuhan Vincent Kompany tetap tampil agresif dan menunjukkan mental juara dengan bangkit dari ketertinggalan.
Keberhasilan ini terasa semakin istimewa karena diraih di tengah musim luar biasa yang penuh rekor. Bayern tampil sangat produktif dengan mencetak 109 gol sejauh ini—melampaui catatan 100 gol yang sebelumnya hanya pernah dicapai dua kali dalam sejarah Bundesliga. Lini serang mereka yang dipimpin Harry Kane, bersama Michael Olise dan Luis Diaz, menjadi mesin gol yang sulit dihentikan, dengan total kontribusi 59 gol dari ketiganya.
Tak hanya tajam di depan, Bayern juga solid di lini belakang dengan hanya kebobolan 29 gol. Keseimbangan antara serangan mematikan dan pertahanan kokoh menjadi kunci dominasi mereka sepanjang musim ini. Bahkan, dengan beberapa laga tersisa, Bayern berpeluang menyamai rekor 91 poin dalam satu musim Bundesliga—yang sebelumnya dicapai pada era treble di bawah Jupp Heynckes.
Sorotan utama tentu tertuju pada Harry Kane. Striker asal Inggris itu tampil fenomenal dengan 50 gol di semua kompetisi, termasuk 32 gol di Bundesliga. Performa luar biasa ini menempatkannya sebagai salah satu kandidat kuat peraih Ballon d’Or musim ini. Kane juga menunjukkan kelasnya di Liga Champions dengan mencetak gol penting melawan Real Madrid, membawa Bayern melaju ke semifinal.
Kini, peluang Bayern untuk meraih treble masih terbuka lebar. Mereka akan menghadapi Bayer Leverkusen di semifinal DFB-Pokal dan Paris Saint-Germain di semifinal Liga Champions. Jika mampu menjaga konsistensi, musim ini bisa menjadi salah satu yang terbaik dalam sejarah klub.
Dengan dominasi yang nyaris sempurna, Bayern Munich tidak hanya kembali ke puncak, tetapi juga mengirim pesan tegas ke seluruh Eropa: mereka belum selesai.
