Timnas Indonesia U-17 langsung mengalihkan fokus ke Piala Asia U-17 2026 setelah gagal melaju ke semifinal Piala AFF U-17 2026. Turnamen tersebut akan digelar di Arab Saudi pada 5–22 Mei 2026.
Perjalanan Garuda Muda di Piala AFF harus terhenti di fase grup. Hasil imbang 0-0 melawan Vietnam di Stadion Gelora Delta menjadi penentu kegagalan mereka melangkah ke semifinal.
Di ajang Piala Asia nanti, Indonesia tergabung di Grup B bersama tim-tim kuat seperti Jepang, China, dan Qatar. Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto menegaskan timnya akan segera melakukan persiapan maksimal.
“Kami akan membawa 23 pemain. Dari total 50 nama yang sudah didaftarkan, semuanya akan dievaluasi sebelum menentukan skuad final,” ujar Kurniawan.
Tambahan 3 Pemain Diaspora
Kurniawan juga membuka peluang adanya tambahan kekuatan dari pemain diaspora. Ia menyebut setidaknya ada tiga pemain yang diproyeksikan bergabung untuk memperkuat skuad.
“Untuk Piala Asia U-17 nanti, insyaallah ada tambahan tiga pemain,” ungkapnya.
Ketiga pemain tersebut adalah Matthew Baker yang saat ini bermain di Melbourne City, kemudian Mike Rajasa Hoppenbrouwers dari FC Utrecht, serta Noha Pohan Simangunsong yang memperkuat NAC Breda.
Kehadiran mereka diharapkan dapat menambah kedalaman skuad sekaligus meningkatkan kualitas permainan tim.
Fokus Bentuk Skuad Terbaik
Dalam waktu dekat, tim pelatih akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh pemain yang masuk daftar. Proses ini menjadi krusial untuk menentukan komposisi terbaik menghadapi turnamen.
Dengan persaingan ketat di fase grup, Timnas Indonesia U-17 dituntut tampil lebih solid dan siap secara mental. Kehadiran pemain tambahan diharapkan mampu memberikan opsi taktik yang lebih variatif.
Piala Asia U-17 2026 akan menjadi ujian penting bagi Garuda Muda untuk bersaing di level Asia sekaligus membuktikan perkembangan tim setelah kegagalan di level regional.
