Manchester United dipastikan menutup musim 2025–2026 tanpa satu pun gelar juara. Hasil tersebut menjadi pukulan bagi Setan Merah setelah menjalani musim yang penuh naik turun di berbagai kompetisi.
Di ajang Premier League, performa United sempat jauh dari kata meyakinkan. Mereka tercecer dari persaingan papan atas pada sejumlah pekan awal musim sehingga kesulitan mengejar posisi puncak klasemen. Meski sempat bangkit pada paruh kedua kompetisi, pencapaian terbaik yang kini realistis diraih hanyalah finis di posisi runner-up.
Kegagalan juga datang dari turnamen domestik lainnya. Harapan meraih trofi EFL Cup sirna lebih cepat usai langkah mereka terhenti secara dramatis di babak awal fase gugur.
Saat itu, United yang masih berada di bawah arahan Ruben Amorim harus tersingkir lewat adu penalti melawan Grimsby Town. Pertandingan yang berlangsung pada 27 Agustus berakhir imbang 2-2 di waktu normal sebelum Setan Merah kalah dengan skor mencolok 11-12 dalam drama tos-tosan.
Hasil tersebut menjadi salah satu momen paling mengecewakan bagi para pendukung United musim ini. Kekalahan dari tim yang secara level berada di bawah mereka memicu banyak sorotan terhadap performa tim dan keputusan taktik yang diambil sepanjang pertandingan.
Kini, tanpa trofi yang bisa dibawa pulang, Manchester United hanya memiliki sisa musim untuk memperbaiki posisi akhir di liga sekaligus menjaga reputasi mereka sebagai salah satu klub terbesar di Inggris.
