I.League Umumkan 4 Sikap soal Tunggakan Gaji PSBS Biak, Singgung Deposit hingga Jalur NDRC

I.League merespons laporan keterlambatan pembayaran gaji pemain di PSBS Biak dengan menegaskan bahwa kasus tersebut tengah dalam pengawasan aktif.

Persoalan ini menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan hak pemain. Operator kompetisi menegaskan bahwa setiap klub profesional wajib memenuhi kewajiban finansial kepada pemain, pelatih, dan seluruh elemen tim secara tepat waktu sesuai regulasi.

I.League juga mengungkapkan telah melakukan pendalaman, termasuk melalui komunikasi dan pertemuan langsung dengan manajemen PSBS Biak guna memperoleh gambaran yang utuh.


Penjelasan Ferry Paulus

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, memastikan pihaknya tidak akan mengabaikan persoalan yang menyangkut hak pemain. Ia menegaskan bahwa komunikasi dengan klub sudah dilakukan untuk mencari kejelasan.

“Kami memahami bahwa ini adalah situasi yang menjadi perhatian banyak pihak, khususnya para pemain. I.League telah melakukan pertemuan langsung dengan manajemen PSBS Biak untuk mendapatkan kejelasan dan mendorong penyelesaian yang bertanggung jawab,” ujar Ferry.


Soroti Peran Deposit Klub

Selain kewajiban pembayaran gaji, I.League juga menyinggung soal deposit yang menjadi bagian dari komitmen finansial klub dalam mengikuti kompetisi.

Meski demikian, keberadaan deposit tidak menghapus kewajiban utama klub terhadap pemain. Hak pemain tetap harus dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Dalam tata kelola kompetisi, klub juga memiliki kewajiban finansial seperti deposit sebagai bentuk komitmen. Namun, setiap persoalan yang berdampak pada pemenuhan hak akan tetap kami tangani secara proporsional, berbasis fakta, dan sesuai regulasi,” jelas Ferry.


Sengketa Bisa Lewat Jalur NDRC

I.League turut mengingatkan bahwa pemain dan pelatih memiliki jalur resmi untuk menyelesaikan sengketa, yakni melalui National Dispute Resolution Chamber (NDRC) Indonesia.

Perkembangan lebih lanjut dari kasus ini akan disampaikan setelah proses verifikasi selesai. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak PSBS Biak terkait tudingan keterlambatan pembayaran gaji.


Empat Sikap Resmi I.League

Berikut empat sikap yang disampaikan I.League terkait kasus PSBS Biak:

  1. Kompetisi berada dalam pengawasan aktif dan situasi terus dimonitor secara serius.
  2. Komitmen terhadap regulasi menjadi prinsip utama, dengan kewajiban setiap pihak menjalankan hak dan tanggung jawabnya.
  3. Proses pendalaman telah dilakukan melalui komunikasi dan pertemuan langsung dengan manajemen klub.
  4. Penanganan kasus akan dilakukan secara proporsional, berbasis fakta, serta mempertimbangkan seluruh aspek, termasuk kewajiban deposit klub.

Mungkin Anda Menyukai