ATLETICO VS ARSENAL: PENALTI DIBATALKAN, SIMEONE JADI SOROTAN

Jakarta – Leg pertama semifinal Liga Champions antara Atletico Madrid dan Arsenal berakhir imbang 1-1 dalam laga yang penuh drama di Stadion Metropolitano, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB.

Dua gol dalam pertandingan ini sama-sama tercipta melalui titik penalti. Arsenal lebih dulu unggul lewat eksekusi Viktor Gyokeres di akhir babak pertama, sebelum Atletico menyamakan kedudukan melalui Julian Alvarez pada awal babak kedua.

Kontroversi Penalti di Menit Akhir

Momen paling disorot terjadi pada menit ke-78 saat Arsenal hampir mendapatkan penalti kedua. Eberechi Eze dijatuhkan David Hancko di kotak terlarang, dan wasit Danny Makkelie sempat menunjuk titik putih.

Namun, setelah meninjau VAR, keputusan tersebut dibatalkan. Dalam proses peninjauan itu, pelatih Atletico Diego Simeone terlihat keluar dari area teknis dan menunjukkan reaksi keras di dekat wasit.

Keputusan ini memicu perdebatan, terutama dari pihak Arsenal.

Kritik untuk Wasit dan Simeone

Legenda Arsenal, Martin Keown, secara terbuka mengkritik keputusan wasit yang membatalkan penalti tersebut. Ia juga menyoroti tindakan Simeone yang dianggap memberi tekanan.

“Saya tidak melihat itu sebagai kesalahan jelas yang harus dibatalkan. VAR terlalu ikut campur,” ujar Keown.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan Simeone di dekat wasit saat melihat VAR bisa memengaruhi keputusan.

“Ada kontak yang jelas. Itu pelanggaran ceroboh,” tegasnya.

Peluang Arsenal Masih Besar

Meski gagal meraih kemenangan, Arsenal tetap berada dalam posisi menguntungkan. Hasil imbang 1-1 di kandang Atletico membuat peluang mereka lolos ke final masih terbuka lebar.

Pada leg kedua di Stadion Emirates, Arsenal hanya membutuhkan kemenangan dengan skor berapapun untuk melaju ke final Liga Champions di Budapest.

Selain itu, The Gunners juga sedang dalam tren positif dengan catatan 13 pertandingan tanpa kekalahan di Liga Champions musim ini.

Mungkin Anda Menyukai