Kabar kurang baik datang dari skuad Timnas Indonesia jelang laga penting kontra Bulgaria di final FIFA Series 2026. Penyerang muda andalan, Mauro Zijlstra, dipastikan absen setelah mengalami cedera serius.
PSSI mengonfirmasi bahwa pemain Persija Jakarta tersebut mengalami cedera otot paha depan dengan tingkat keparahan grade 2. Cedera itu didapat saat Zijlstra tampil dalam kemenangan telak 4-0 atas Saint Kitts and Nevis pada 27 Maret 2026.
Akibat cedera ini, Zijlstra harus menepi cukup lama. Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengungkapkan bahwa sang pemain diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan sekitar dua hingga tiga bulan. Hal ini tentu menjadi pukulan bagi lini depan Skuad Garuda yang tengah mempersiapkan diri untuk laga final.
Meski telah dicoret dari daftar pemain, Zijlstra masih terlihat mengikuti sesi latihan terpisah sebagai bagian dari proses pemulihannya. Absennya striker berusia 21 tahun itu membuat pelatih harus bergerak cepat mencari pengganti sepadan.
Sebagai solusi, PSSI resmi memanggil Jens Raven untuk mengisi posisi yang ditinggalkan. Penyerang Bali United tersebut dipilih karena memiliki karakter permainan yang serupa, sekaligus menjadi kesempatan emas baginya untuk menjalani debut di level senior Timnas Indonesia.
Laga final melawan Bulgaria sendiri akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 30 Maret 2026. Meski kehilangan satu pemain penting, Timnas Indonesia diharapkan tetap tampil solid dan mampu meraih hasil maksimal.
Kini, fokus utama tim adalah menjaga konsistensi permainan sekaligus memaksimalkan peluang dari para pemain yang ada. Sementara itu, publik sepak bola Indonesia tentu berharap Zijlstra bisa segera pulih dan kembali memperkuat Merah Putih di laga-laga berikutnya.
