PSIM Yogyakarta kembali gagal meraih kemenangan di BRI Super League 2025/2026. Terbaru, mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 saat dijamu Persijap Jepara pada pekan ke-15 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Selasa (23/12/2025) malam WIB.
Laskar Mataram nyaris pulang tanpa poin andai Riyatno Abiyoso tidak mencetak gol penyama kedudukan pada injury time babak kedua (90+5′). Persijap lebih dulu unggul melalui Adzikry Fadlillah pada menit ke-50.
Dengan hasil tersebut, PSIM sudah melewati dua laga beruntun tanpa kemenangan. Sebelumnya, Laskar Mataram ditekuk Persija Jakarta 0-2 akhir bulan lalu. Satu poin dari dua pertandingan jelas bukan catatan ideal bagi juara Liga 2 2024/2025. Saat ini, PSIM menempati peringkat kelima klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 23 poin.
Abiyoso Jadi Pembeda
PSIM patut berterima kasih kepada Riyatno Abiyoso. Pemain berusia 26 tahun ini baru masuk setelah jeda turun minum untuk menggantikan Anton Fase.
Abiyoso sejatinya bukan pilihan utama pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, di sektor sayap. Pelatih asal Belanda itu lebih sering mengandalkan Deri Corfe dan Anton Fase. Namun, Anton Fase terlihat kesulitan menembus pertahanan tuan rumah sehingga Van Gastel memilih memainkan mantan pemain Persik Kediri itu.
Meski memulai laga dari bangku cadangan, Abiyoso mampu membuktikan kualitasnya. Gol tunggalnya memastikan PSIM terhindar dari kekalahan.
Pujian untuk Pengganti Lain
Tidak hanya Abiyoso, ada satu nama lain yang tampil menonjol, yakni Muhammad Iqbal. Mantan pemain Timnas U-23 ini masuk menggantikan Fahreza Sudin pada menit ke-75 dan langsung memberikan assist untuk gol penyama Abiyoso.
Istimewanya, laga ini menjadi debut Iqbal bersama PSIM. Sejak didatangkan awal musim 2025/2026, pemain kelahiran Padang, Sumatra Barat, lebih banyak menghiasi bangku cadangan.
Jean-Paul van Gastel pun memuji kontribusi para pemain pengganti. Selain Abiyoso dan Iqbal, Deri Corfe, Savio Sheva, dan Irfan yang diturunkan pada babak kedua juga mendapat apresiasi.
“Saya harus memberikan pujian kepada pemain pengganti saya, karena saya pikir mereka mengubah permainan secara positif,” ujar Van Gastel seusai laga.
Comeback Rakhmatsho di Bumi Kartini
Laga kontra Persijap juga menjadi momen spesial bagi gelandang PSIM, Rakhmatsho Rakhmatzoda. Pemain Timnas Tajikistan ini pernah membela Persijap pada musim lalu, ketika Laskar Kalinyamat masih berlaga di Pegadaian Liga 2 2024/2025.
“Rasanya seperti kembali pulang ke rumah. Sebelumnya saya sudah tinggal di sini selama bertahun-tahun,” ujar Rakhmatsho.
“Saya senang bisa kembali bermain di Jepara dan melihat banyak orang yang dekat dengan saya. Segalanya terasa familiar dan baik-baik saja,” tambahnya.
Kehadiran Rakhmatsho menambah pengalaman dan kualitas lini tengah PSIM, sekaligus memberikan nuansa emosional bagi para penggemar tuan rumah.
