Real Madrid resmi menutup kerja sama singkat dengan Xabi Alonso. Keputusan ini datang cepat, hanya delapan bulan setelah Alonso dipercaya menukangi Los Blancos di Santiago Bernabeu.
Kekalahan 2-3 dari Barcelona di final Supercopa de España disebut menjadi titik balik. Tak lama setelah laga tersebut, Madrid langsung mengumumkan perpisahan dengan sang pelatih.
Selain hasil di lapangan, situasi internal klub juga dikabarkan kurang kondusif dalam beberapa bulan terakhir. Alonso disebut mengalami kesulitan mengendalikan ruang ganti yang dipenuhi banyak pemain bintang.
Kepergian mendadak ini pun memicu spekulasi luas mengenai sosok pengganti. Sejumlah nama besar mulai dikaitkan dengan kursi panas Real Madrid.
Klopp Tertarik Menukangi Real Madrid
Menurut laporan Sky Sports, Jurgen Klopp kini masuk dalam radar serius Real Madrid. Mantan manajer Liverpool tersebut disebut akan mempertimbangkan tawaran jika benar-benar datang.
Saat ini, Klopp menjabat sebagai Kepala Sepak Bola Global di Red Bull. Meski telah meninggalkan dunia kepelatihan, peluang untuk kembali ke pinggir lapangan disebut masih terbuka.
Prospek melatih Real Madrid dinilai sangat menggoda bagi Klopp. Tantangan besar serta skala klub raksasa Spanyol itu diyakini bisa mengubah keputusannya terkait masa depannya sebagai manajer.
Sebelumnya, Klopp sempat menegaskan tidak terlalu merindukan kehidupan sebagai pelatih. Dalam wawancara dengan media Inggris pada September lalu, ia mengaku peran sebagai manajer membuatnya jauh dari kehidupan normal, dan kini ia menikmati pekerjaannya bersama Red Bull.
Klopp: Ada yang Tidak Beres di Real Madrid
Klopp juga angkat bicara mengenai situasi Real Madrid usai pemecatan Xabi Alonso. Ia mengaku terkejut dengan keputusan cepat yang diambil manajemen klub.
Menurut Klopp, masa jabatan Alonso yang sangat singkat mengirimkan sinyal tertentu. Ekspektasi tinggi dan tekanan instan di Bernabeu dinilai menjadi bagian dari persoalan.
Ia menilai pemecatan pelatih setelah kekalahan di laga final mencerminkan kondisi internal klub yang sedang memanas. Klopp juga menyinggung minimnya waktu yang diberikan kepada pelatih muda seperti Alonso.
“Pertama-tama, ini pertanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres saat ini. Xabi Alonso menunjukkan kualitas kepelatihan luar biasa selama dua tahun di Leverkusen. Namun jika ia harus meninggalkan Madrid hanya beberapa bulan kemudian, itu menunjukkan betapa tidak adanya waktu dan betapa besarnya ekspektasi di Real Madrid,” ujar Klopp kepada Servus TV, dikutip dari Goal.
“Keputusan yang diambil dalam situasi panas, tepat setelah kalah di final dari Barcelona, menunjukkan banyak hal,” tambahnya.
