Jakarta – Kabar menarik datang dari pemain muda berdarah Indonesia, Luke Vickery. Winger milik klub Australia, Macarthur FC, tersebut mengaku masih membuka peluang untuk memperkuat Timnas Indonesia di masa depan.
Pemain berusia 20 tahun itu tampil cukup menjanjikan musim ini. Berposisi sebagai sayap kanan, Vickery telah mencatatkan tiga gol dan satu assist dari 14 penampilan bersama Macarthur FC.
Peluang Vickery membela Indonesia sejalan dengan kebutuhan Timnas di bawah arahan John Herdman. Pelatih anyar skuad Garuda itu tengah memantau pemain-pemain potensial, terutama untuk menambah daya gedor lini serang menjelang FIFA Series yang akan digelar pada Maret mendatang.
Vickery sendiri menegaskan bahwa dirinya belum menutup opsi untuk membela Indonesia. Saat ini, ia masih memegang paspor Australia dan memiliki beberapa kemungkinan di level internasional.
“Saya bisa mewakili Australia, Amerika Serikat, atau Indonesia. Indonesia cukup menarik,” ujar Vickery, dikutip dari The Examiner melalui BolaSport.com.
Secara latar belakang keluarga, Vickery memiliki ayah berkewarganegaraan Australia dan ibu asal Amerika Serikat. Ia juga memiliki darah Indonesia dari nenek di pihak ibu, yang membuka peluang bagi dirinya untuk memperkuat Timnas Indonesia di masa depan.
Dalam karier internasional, Vickery telah mengoleksi empat penampilan bersama Timnas Australia U-19. Namun, ia belum pernah tampil di level senior, sehingga masih memiliki kesempatan untuk menentukan pilihan federasi.
Ia juga mengungkapkan telah ada komunikasi awal terkait masa depannya di tim nasional. Menurutnya, berbagai opsi sedang dipertimbangkan, termasuk peluang eksposur sebagai pemain profesional.
“Semua pemain tentu ingin bermain untuk tim nasional. Saat ini saya masih melihat kemungkinan yang ada,” tutup Vickery.
Dengan usia muda dan kemampuan bermain di beberapa posisi, Luke Vickery berpotensi menjadi tambahan menarik bagi Timnas Indonesia jika proses dan peluangnya benar-benar terwujud.
