Vinicius Junior Blak-blakan: Tak Nyambung dengan Xabi Alonso di Real Madrid

Sorotan tertuju pada Vinicius Junior setelah ia secara terbuka membahas hubungannya dengan Xabi Alonso saat masih di Real Madrid.

Pengakuan ini muncul di tengah perhatian besar menjelang laga Liga Champions melawan Bayern Munchen. Pernyataan Vinicius pun kembali memanaskan isu lama soal dinamika ruang ganti Los Blancos.

Penyerang asal Brasil itu mengakui bahwa hubungannya dengan Alonso tidak berjalan mulus. Meski tetap tampil produktif di lapangan, ia merasa tidak memiliki koneksi yang kuat dengan sang pelatih.

Kini, setelah situasi berubah, Vinicius memilih untuk jujur dan mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di balik layar.


Tak Pernah Benar-Benar Klik

Vinicius menyebut masa kerjanya bersama Alonso sebagai pengalaman berharga, namun tidak mudah. Ia mengakui adanya kesulitan dalam membangun chemistry selama bekerja sama.

Selama dilatih Alonso, Vinicius mencatatkan 33 penampilan dengan tujuh gol dan 11 assist—statistik yang tetap menunjukkan kontribusi penting bagi tim.

Namun, ia menegaskan bahwa hubungan personal menjadi kendala utama. Hal ini berbeda ketika ia bekerja dengan Alvaro Arbeloa maupun Carlo Ancelotti yang dinilai mampu memberinya kepercayaan diri lebih besar.

“Bersama Xabi adalah pengalaman belajar, saya berkembang sebagai pribadi. Tapi saya tidak bisa terhubung dengannya,” ujar Vinicius.

“Saya punya hubungan yang sangat baik dengan Arbeloa dan Ancelotti, mereka memberi saya kepercayaan diri,” lanjutnya.


Klarifikasi Insiden El Clasico

Salah satu momen yang paling disorot adalah reaksi emosional Vinicius saat ditarik keluar dalam laga El Clasico. Kejadian itu sempat menuai kritik dari berbagai pihak.

Saat itu, keputusan Alonso untuk menggantinya memicu frustrasi besar. Ekspresi emosional Vinicius di pinggir lapangan pun menjadi sorotan media dan fans.

Kini, ia memberikan klarifikasi dan mengakui kesalahannya.

“Itu bukan momen yang menyenangkan, dan saya minta maaf. Saya ingin bermain di setiap pertandingan,” ungkapnya.

“Dengan kepala dingin, saya sadar itu kesalahan. Saya masih muda dan terus belajar setiap hari,” tutup Vinicius.

Mungkin Anda Menyukai