Real Madrid mendapat angin segar lewat kebangkitan Vinícius Júnior. Winger asal Brasil itu kembali tampil percaya diri dan konsisten setelah sempat mengalami penurunan performa.
Sebelumnya, Vinícius sempat kehilangan ritme permainan, bahkan masa depannya di klub sempat dipertanyakan. Situasi itu terjadi setelah gagal meraih Ballon d’Or 2024 yang dimenangkan Rodri.
Dukungan Internal Jadi Titik Balik
Kebangkitan Vinícius tidak lepas dari peran presiden klub, Florentino Pérez. Ia tetap memberikan kepercayaan penuh saat kritik datang dari luar.
Selain itu, pelatih Álvaro Arbeloa juga berperan besar. Ia memberi kejelasan posisi dan menjadikan Vinícius sebagai pusat permainan tim, bukan sekadar opsi rotasi.
Statistik Kembali Tajam
Performa Vinícius langsung meningkat signifikan, terutama di Liga Champions UEFA. Dalam enam laga terakhir, ia mencatat lima gol dan tiga assist.
Di semua kompetisi musim ini, ia telah mengoleksi 17 gol dan 12 assist—menunjukkan kontribusi besar bagi tim.
Identitas Permainan Kembali
Lebih dari sekadar statistik, Vinícius kini kembali menemukan identitas permainannya. Ia kembali menjadi sosok yang mampu mengubah jalannya pertandingan dengan kecepatan, kreativitas, dan keberaniannya.
Dengan performa yang terus meningkat, Vinícius Júnior kembali menjadi andalan utama Real Madrid dalam perburuan gelar musim ini.
