Nama Calvin Verdonk ikut menjadi perbincangan hangat seiring kabar bergabungnya Layvin Kurzawa ke Persib Bandung. Meski tidak berkaitan langsung, isu tersebut membuat publik menyoroti posisi bek kiri, termasuk Verdonk yang kini berstatus sebagai pemain Timnas Indonesia.
Calvin Verdonk saat ini berkarier di Eropa bersama LOSC Lille, klub yang berkompetisi di kasta tertinggi Liga Prancis, Ligue 1. Bek kiri berusia matang tersebut hijrah ke Prancis pada September 2025 setelah sebelumnya memperkuat klub Belanda, NEC Nijmegen. Kepindahan itu menjadi langkah besar dalam perjalanan kariernya, sekaligus menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain Indonesia yang mampu bersaing di liga elite Eropa.
Bersama Lille, Verdonk diikat kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2028. Durasi kontrak tersebut menunjukkan kepercayaan klub terhadap kualitas dan potensi sang pemain, baik dalam hal pengalaman, disiplin bertahan, maupun kontribusi menyerang dari sisi kiri pertahanan. Keberadaannya di Ligue 1 juga membuat Verdonk rutin menghadapi pemain-pemain top Eropa, yang dinilai berdampak positif bagi perkembangan performanya di level internasional.
Isu yang mengaitkan nama Verdonk muncul di tengah antusiasme publik terhadap langkah Persib Bandung mendatangkan Layvin Kurzawa, bek kiri berpengalaman asal Prancis. Kehadiran Kurzawa memicu diskusi luas mengenai stok pemain di posisi bek kiri, baik di level klub maupun tim nasional. Namun secara situasi, Verdonk masih fokus penuh pada kariernya bersama Lille dan belum menunjukkan sinyal akan meninggalkan kompetisi Eropa.
Dengan kontrak yang masih panjang dan statusnya sebagai pemain reguler di liga top, peluang Verdonk untuk kembali ke Asia atau Indonesia dalam waktu dekat dinilai kecil. Saat ini, prioritas utamanya adalah menjaga performa bersama Lille sekaligus terus menjadi bagian penting dari Timnas Indonesia.
Di tengah berbagai spekulasi, posisi Calvin Verdonk tetap aman sebagai salah satu bek kiri andalan Indonesia yang berkiprah di Eropa. Konsistensinya di Ligue 1 diharapkan dapat terus membawa dampak positif, baik untuk klub maupun tim nasional di ajang internasional mendatang.
