Kapten Timnas Futsal Indonesia, M. Iqbal Iskandar, menegaskan bahwa tingginya harapan publik setelah keberhasilan meraih emas SEA Games 2025 tidak menjadi beban bagi tim. Sebaliknya, pencapaian tersebut justru dijadikan sumber motivasi tambahan untuk menghadapi Piala Asia Futsal 2026.
Turnamen Piala Asia Futsal 2026 dijadwalkan berlangsung di Indonesia pada 27 Januari hingga 7 Februari 2026. Pada ajang tersebut, Timnas Futsal Indonesia tergabung di Grup A bersama Irak, Kirgistan, dan Korea Selatan.
Sebagai persiapan, skuad Merah Putih mulai menggelar pemusatan latihan (TC) di Jakarta sejak Senin (6/1/2026). Meski belum seluruh pemain bergabung dari total 19 nama yang dipanggil, sesi latihan perdana tetap berjalan sesuai rencana.
Iqbal menyebut TC kali ini menjadi momen penting untuk kembali menyatukan tim setelah kesuksesan di SEA Games 2025 pada Desember lalu.
“Alhamdulillah, ini latihan pertama setelah libur SEA Games. Walaupun baru kumpul, sebenarnya pelatih sudah berkomunikasi dengan kami beberapa hari sebelumnya untuk menjaga kondisi masing-masing,” ujar Iqbal Iskandar kepada awak media di Jakarta.
“Jadi sebelum TC dimulai, kami sudah menyiapkan fisik secara mandiri. Kondisinya tidak turun jauh,” tambahnya.
Intensitas Latihan Langsung Tinggi
Meski baru menjalani latihan perdana, Iqbal mengungkapkan bahwa intensitas yang diberikan pelatih cukup tinggi. Hal tersebut dilakukan agar para pemain segera kembali ke kondisi ideal setelah masa libur.
“Walaupun latihan pertama, intensitasnya lumayan tinggi untuk menjaga kondisi fisik. Untuk taktik, Coach Amril juga sudah mulai menyampaikan beberapa penyesuaian yang akan diterapkan selama TC,” jelasnya.
Persiapan matang dianggap krusial mengingat kualitas lawan yang akan dihadapi Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia nanti.
Tak Terbebani, Justru Termotivasi
Iqbal menyadari bahwa ekspektasi publik kini semakin besar setelah prestasi di SEA Games. Terlebih, Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi lawan-lawan tangguh di fase grup, seperti Irak (peringkat 37 dunia), Kirgistan (peringkat 43), dan Korea Selatan (peringkat 57).
Meski saat ini Indonesia berada di peringkat ke-24 dunia, Iqbal menilai seluruh lawan tetap harus diwaspadai.
Namun, alih-alih merasa tertekan, ekspektasi tinggi tersebut justru menjadi energi positif bagi tim.
“Kami justru berharap masyarakat Indonesia, khususnya yang berada di sekitar Jabodetabek, bisa datang langsung ke Indonesia Arena mulai 27 Januari sampai 7 Februari untuk mendukung kami,” ujar Iqbal.
“Bagi kami, suporter itu seperti pemain ke-6. Kalau arena penuh, apalagi kita main sebagai tuan rumah, rasanya merinding. Itu jadi tambahan semangat tersendiri,” lanjutnya.
Fokus Langkah demi Langkah
Terkait target di Piala Asia Futsal 2026, Iqbal menegaskan bahwa tim memilih pendekatan realistis dengan fokus pada setiap pertandingan.
“Sebagai pemain tentu ingin melangkah sejauh mungkin. Tapi kami selalu diajarkan untuk fokus satu pertandingan ke pertandingan berikutnya,” kata Iqbal.
“Kami ingin tampil maksimal, tapi tetap melangkah pelan-pelan, match by match,” pungkasnya.
